Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR sekaligus model Arifin Putra mengaku pernah dirundung oleh teman-teman sebayanya di bangku sekolah dengan panggilan manusia robot.
Panggilan itu sempat tersemat pada dirinya karena sejak lahir, pria bernama lengkap Putra Arifin Scheunemann itu memiliki keterbatasan gerak pada salah satu lengannya.
"Aku kan dari lahir memang ada masalah dengan lengan, gerak lengannya itu tidak bisa maksimal sebelah, ya dulu waktu masih sekolah aku dipanggil dan diejek manusia robot, ya pasti insecure banget," kata dia, dikutip Minggu (23/4).
Baca juga: Baru Melahirkan, Dinda Hauw Pilih Rayakan Lebaran di Rumah
Arifin, yang juga pembawa acara itu, sempat mengalami krisis kepercayaan diri akibat insiden perundungan di masa kecilnya itu.
Hingga suatu saat, sang ibu mengatakan kepada Arifin bahwa dirinya cocok dan berbakat menjadi seorang aktor. Dia menolak mentah-mentah perkataan ibunya karena tidak percaya diri.
"Dulu ketika masih diejek manusia robot di sekolah, ibuku bilang eh Fin kamu kayaknya cocok deh jadi aktor, enggak mungkin aku akan percaya omongan itu, karena aku dulu sangat, sangat, insecure," ujarnya.
Baca juga: Bintangi Film Buya Hamka, Laudya C Bella Di-Make Up Selama 4 Jam
Beruntung, masa-masa menyakitkan itu mampu ia lewati berkat orang-orang tercinta seperti keluarga yang terus mendukung dan memberi motivasi pada pria blasteran Sunda-Jerman itu.
Belajar untuk jujur, tidak meragukan dan mencintai diri sendiri, lanjut dia, menjadi kunci untuk bisa bangkit dan menjadi sosok yang percaya diri.
"Kelilingi diri kita dengan orang-orang yang sayang sama kita tapi jujur, aku paling enggak suka orang yang apapun yang aku lakukan wah keren banget, semuanya luar biasa, aku lebih suka orang yang memberikan kritik tapi kritik yang konstruktif, membangun, dan jujur," kata dia.
"Sebagai manusia, kita harus mengakui kita melakukan kesalahan atau tidak sempurna, ya tinggal perbaiki saja dan jujur pada diri sendiri," pungkas Arifin. (Ant/Z-1)
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Data UPT PPA DKI Jakarta menunjukkan, hingga 19 Desember 2025 terdapat 2.182 pengaduan. Kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 1.059 kasus.
Dalam aksinya, mereka sempat mendatangi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved