Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA band legendaris Tanah Air, The Mercy's dan Panbers, siap berkolaborasi menggelar konser intim bertajuk Dalam Kerinduan di The Energy Building, SCBD, Jakarta, 10 Maret 2023 mendatang.
Pihak Kolam Ikan Creative Communication, sebagai penyelenggara mengungkapkan hingga saat ini lagu-lagu The Mercy's dan Panbers masih sering dicari dan dirindukan karena keindahan lirik yang tak lekang dimakan waktu.
"Konser ini dikemas sebagai ruang untuk bernostalgia. Tempat para penggemar benar-benar dapat merasakan kehadiran The Mercy's maupun Panbers seutuhnya. Momen ini mengajak kembali penikmat musik ke masa saat kedua grup ini berada di masa puncak kejayaan mereka," jelas Project Director Iwan Kurniawan.
Baca juga: Rayhan Noor Sebut Mau Tak Mau Ditulisnya pada 2020
Meski sebagian besar personel kedua supergroup itu sudah wafat, kehadiran musisi legendaris Jelly Tobing sebagai vokal utama telah menghadirkan energi baru.
Kualitas vokal Jelly yang masih sangat terjaga dianggap mampu membawakan hits dari The Mercy's dan Panbers dengan sangat baik.
"Konser ini tidak hanya untuk mengobati kerinduan para penggemar, namun juga bentuk apresiasi bagi para seniman musik Indonesia, para penyanyi, dan pencipta lagu. Konser ini didedikasikan bagi mereka yang selama ini tetap setia hidup dan membaktikan diri di jalur musik, punya komitmen kuat untuk senantiasa memajukan musik Indonesia," kata Jelly.
Bersama dua personel awal Panbers dan The Mercy's, yakni Sido Panjaitan (drum) dan Erwin Harahap (keyboard), Jelly Tobing akan mengobati kerinduan para penggemar dua grup ini.
"Harapan saya, masyarakat Indonesia khususnya dari generasi milenial akan dapat mengenal lebih dekat dengan Panbers dan Mercy's serta grup band lainnya dari era 70-an," tambah Sido Panbers.
Terdapat dua kategori untuk tiket konser ini yaitu kategori Gold seharga Rp550 ribu dam Silver Rp350 ribu. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved