Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH Incurable Romantic: Can I Talk To You?, penyanyi Pieter Anroputra meluncurkan album baru berjudul Incurable Romantic: Like You Always Do.
Karya ini, seperti diungkap dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (18/12), merupakan album akustik dengan Like You Always Do sebagai single utamanya.
Nada dasar setiap lagu dalam album akustik ini disetel ke frequensi 432Hz, yang berarti 20%-25% tidak sesuai nada.
Baca juga: Penyanyi Pendatang Baru Raffa Affar Siap Ramaikan Industri Musik
Penyetelan 432Hz adalah penyetelan musik standar sebelum Inggris menetapkan 440Hz sebagai standar musik boadcasting dan nada konser standar pada London International Music Congress 1955.
Penyetelan 432Hz dikatakan membuat pendengar merasa lebih akrab dengan nada, juga lebih hangat, lembut, damai, dan melankolis.
Pieter membuat album Like You Always Do versi live akustik saat tampil bersama dua vokalis berdarah Maluku, Tessalonika Latuheru dan Roland Rogers, yang kala itu menciptakan harmoni vokal.
Musik dari album ini diaransemen sesederhana mungkin, menggunakan gitar akustik, piano dan vokal, beberapa lagu dengan bass dan cajon. Pieter ingin membuat pendengar fokus pada lirik dan notasi saja.
Pieter menyelesaikan pekerjaan musiknya sendiri, mulai dari penulisan lagu, rekaman, hingga mixing dan mastering.
Kali ini, karyanya tidak akan diterbitkan di bawah perusahaan sebelumnya, Autopilot Records, tetapi bekerja sama dengan perusahaan jaringan dan hiburan digital global, Collab Asia.
Seperti album sebelumnya, artwork album ini masih menggunakan mawar dan sepatu emas perempuan. Ini adalah pernyataan yang menggambarkan cinta (mawar) dan kesiapan atau kemauan (sepatu emas) sebagai poin untuk maju dalam hidup.
Seniman dari Institut Kesenian Jakarta Ignatius Timothy membuat artwork untuk album ini dengan sebuah konsep. Dia mampu menginterpretasikan lirik lagu-lagu Pieter yang bertema cinta. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved