Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSER menjelaskan alasannya menghadirkan Keluarga Cemara dalam bentuk serial adalah karena ingin membuat IP ini menjadi berkelanjutan.
"Kenapa bukan film kenapa jadi series? Ini adalah bentuk daripada extended universe. Karena IP itu kita bangun kondisi dan ekspektasinya adalah membuat film itu menjadi sustainable," kata produser Anggia Kharisma, dikutip Selasa (27/9).
"Ketika IP itu harus menjadi sesuatu yang sustainable, maka begitu kita menggarap IP-nya ruang kita untuk men-develop dan bercerita itu tentu ada banyak sekali. Salah satunya adalah bukan dengan film tapi series," sambungnya.
Baca juga: Ini Cara Nirina Zubir dan Ringgo Agus Atasi Kecemasan Soal Pertumbuhan Anak
Lebih lanjut, Anggia juga menyampaikan alasannya tertarik mengangkat cerita Keluarga Cemara menjadi sebuah series.
Sebab, tontonan yang menarik untuk anak dan keluarga masih sangat kurang di Indonesia. Sehingga dia ingin menghadirkan sebuah series yang dapat dinikmati anak-anak hingga orang tua.
"Kenapa menurut saya ini menarik untuk jadi series? Itu karena saya merasa tontonan untuk anak dan keluarga di Indonesia tuh sangat kurang. Berdasarkan sebuah riset yang pernah saya baca, hanya 0,7% yang menarik untuk ditonton oleh anak dan keluarga," jelas Anggia.
"Jadi saya harap dengan hadirnya sebuah series keluarga cemara ini menjadi tontonan yang kekinian. Bukan hanya memiliki ruang diskusi, tapi juga punya kesadaran bagaimana kita bertumbuh," tambahnya.
Selain itu, dia juga mengatakan visi dan idealisme dari Keluarga Cemara sangat cocok dengan Disney+ Hotstar. Oleh sebab itu, pihaknya percaya karya mereka dapat diterima oleh penonton nantinya.
"Untuk bisnisnya sendiri saya yakin OTT di Indonesia itu sudah banyak banget. Tapi yang saya percaya visionnya, idealisme yang kita tumbuhkan di dalam Keluarga Cemara itu ternyata sangat kawin dengan Disney. Dan itu yang membuat kami percaya bahwa karya kami tuh diterima dengan sangat baik oleh para penonton nantinya," ujar Anggia.
"Saya percaya Disney+ Hotstar merasa bahwa market Indonesia adalah market yang luas, yang punya banyak variabel. Dengan kontradiksi yang terjadi di dalam Indonesia gitu ya, tidak pernah ada cerita, yang mengangkat cerita keluarga justru di bukan kota besar," lanjutnya.
Terakhir, Anggia berharap hadirnya Keluarga Cemara The Series di platform Disney+ Hotstar bisa menyadarkan bahwa selalu ada harapan dalam setiap keluarga di Indonesia.
"Saya harap hadirnya Keluarga Cemara The Series di Disney+ Hotstar bisa membuka ruang-ruang dimana kami paham bahwa selalu ada harapan di setiap keluarga Indonesia," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Serial Drama Korea Tempest akan tayang dengan dua episode setiap minggu hingga penayangan dua episode terakhir pada 1 Oktober.
Tempest mengikuti kisah Seo Munju (Gianna Jun), mantan diplomat andal yang berusaha mengungkap kebenaran di balik upaya pembunuhan terhadap seorang kandidat presiden.
Serial drama Korea Buried Hearts menceritakan sebuah proyek energi kontroversial yang telah membuat perusahaan multinasional Daesan Group menjadi sorotan.
Dirilis di bioskop pada Juni lalu, Inside Out 2 terus mencetak rekor sepanjang musim panas 2024.
"Inside Out 2" adalah sekuel dari film animasi yang sangat disukai, "Inside Out," yang menggambarkan emosi seorang gadis muda bernama Riley.
Film animasi Inside Out 2 berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan menjadi film nomor satu di layanan streaming Disney+ Hotstar untuk 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved