Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BERPERAN sebagai sosok ayah yang memiliki anak remaja di serial Keluarga Cemara The Series, Ringgo Agus Rahman mengaku memiliki kekhawatiran jika anak-anaknya tumbuh dewasa kelak.
"Pasti adalah ya kekhawatiran (anak semakin besar). Justru sekarang kita kayak mau mencoba untuk antisipasi. Ini masih di dalam proses. Kita belum menemukan solusi apa-apa kalau anak kita nantinya tumbuh tuh, kita harus seperti apa?" kata Ringgo, dikutip Senin (26/9).
Lebih lanjut, Ringgo juga mengatakan dia harus belajar dari anak-anaknya. Selain itu, Ringgo pun ingin terus menjaga komunikasi dengan anak-anaknya agar jangan sampai tertutup kepada orangtua.
Baca juga: Keluarga Cemara The Series akan Tayang pada 24 September 2022
"Gue sendiri bukan menjadi orangtua yang benar-benar tahu, nggak. Gue nantinya harus belajar sendiri dari anak-anak gue. Yang pasti kalau gue sih sekarang tuh gue nggak tahu semuanya. Yang harus gue pelajari adalah komunikasi sama anak gue itu tidak boleh tertutup," ujar Ringgo.
"Gue mau jadi orangtua yang selalu bisa dikomunikasiin apapun sama anak gue nanti. Termasuk mungkin nanti dalam masalah seks atau segala macem. Tapi gue dulu nggak pernah sih ngomongin itu sama bokap. Aneh banget," sambungnya.
Di sisi lain, Nirina Zubir, yang menjadi lawan main Ringgo dalam serial tersebut, juga menyampaikan hal yang serupa. Dia pun turut merasakan kekhawatiran jika anaknya tumbuh dewasa. Namun, Nirina tidak ingin menjadi orangtua yang terlalu khawatir.
"Kalau aku sih bukan pengin jadi orangtua yang khawatir ya. Tapi aku pengin jadi orangtua yang bisa membuka hati dan pikiran tentang apapun yang dihadapi. Karena kan kalau kita khawatir, itu kan menarik energi," ungkap Nirina.
"Mentally, we have to be ready dengan buka hati buka pikiran dan hadapi. Daripada kita ketakutan mulu, sudahlah apa yang di depan mata kita hadapi saja," imbuhnya.
Sebagai sesama orangtua, Nirina dan Ringgo pun mengaku sering berdiskusi di lokasi syuting. Mereka pun saling mendiskusikan dan bertukar pengalaman sebagai sesama orangtua.
Dari situ, Nirina dan Ringgo pun sadar bahwa mereka tidak boleh berhenti mempelajari dan mengikuti tumbuh kembang anak mereka.
"Kita juga sebagai orangtua suka buka ruang diskusi. Saling cerita perkembangan anak. Gue pun nyadar kalau gue nggak boleh berhenti mempelajari anak gue," pungkas Ringgo. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Inovasi Keluarga Cemara yang dicetuskan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendapat apresiasi hangat dari para ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Kelurahan Krobokan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meluncurkan program Keluarga Cemara, sebuah inovasi program untuk mempercepat pencegahan dan penurunan angka stunting di Kota Semarang.
QUINN Salman, sosok pemeran Ara di Musikal Keluarga Cemara dan pengisi suara Meri di film Jumbo, mampu berbagi waktu antara karier dan sekolah.
Antusiasme publik terhadap pertunjukan musikal Keluarga Cemara pada tahun lalu menjadi alasan kuat di balik keputusan tersebut, dengan lebih dari 30 ribu penonton hadir.
Sukses dengan filmnya, cerita klasik dari Arswendo Atmowiloto yang juga pernah tayang di televisi kini akan hadir sebagai pertunjukan musikal di panggung dalam Musikal Keluarga Cemara.
Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara akan digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dari 21 Juni hingga 14 Juli 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved