Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik The Bakuucakar telah memantapkan langkah mereka untuk terus berkarya melalui album bertajuk Reformula, album perdana mereka sejak kepergian sang frontman, Glenn Fredly.
Meski berat karena kehilangan sosok Glenn setelah setidaknya 12 tahun bermusik bersama, The Bakuucakar, yang digawangi Andre Dinuth (gitar), Bonar Abraham (bass), Harry Anggoman (keyboard), Kenna Lango (hammond), Nicky Manuputty (saksofon), Rayendra Sunito (drum), dan Rifka Rachman (vokal utama dan sequencer) itu tidak ingin berhenti membuat musik bersama.
"Glenn pernah bilang bahwa Bakuucakar juga harus bisa berdiri sendiri tanpa dia. Dulu, ucapan itu hanya angin lalu saja, namun, setelah itu, baru kita tahu maksudnya. Itu membekas banget di kita. Kita semua seperti saudara, melewati banyak hal bareng," kata Rifka dalam jumpa pers di Jakarta, dikutip Minggu (24/7).
Baca juga: Ikon Citayam Fashion Week, Jeje dan Bonge, Jadi Bintang Video Klip
Sepakat, Rayendra mengatakan meski grup telah berjalan selama belasan tahun, banyak tantangan dan adaptasi yang harus mereka hadapi sebagai sebuah band tanpa adanya sang bintang utama.
"Banyak adaptasi dan kita masih belajar sampai sekarang walaupun sudah nge-band belasan tahun. Kita harus formulasi ulang apa yang kita akan lakukan. Kita kan dari band pengiring ke band feature, rasanya kita seperti band baru," kata sang drummer.
Saat disinggung mengenai Rifka yang kini berada di bagian vokal, sang vokalis membagikan kesannya akan transisi tersebut.
"Sosok Glenn Fredly itu tidak bisa tergantikan. Saat kami memutuskan untuk terus melanjutkan perjalanan sebagai satu band, harus ada yang mengambil tanggung jawab di atas panggung, dalam hal ini peran sebagai frontman," kata Rifka.
Bicara mengenai album perdana mereka, Reformula dipilih menjadi judul karena adanya tantangan yang mereka lalui sebagai sebuah grup musik; soal bagaimana mereka bisa terus berkarya dengan formula baru, dan memberikan warna tersendiri bagi penikmat musik serta penggemar.
"Reformula ini seperti kita me-reformula semua ini untuk mencapai sesuatu di depan kita. Kita seperti kapal yang sailing mencari hal yang baru dan tidak berhenti," kata sang bassis, Bonar.
Album dengan sembilan lagu tersebut memiliki Merindu sebagai lagu utamanya. Merindu memiliki nuansa pop dengan lirik sederhana dan melodi yang mudah diingat.
The Bakuucakar menyematkan judul-judul lagu ikonis Glenn Fredly di dalam liriknya, seperti Januari, Cinta dan Rahasia, hingga Terpesona.
"Lagu itu kita jadikan ode buat Glenn, dengan lagu-lagunya yang sudah familiar sama teman-teman dan penikmat musik di Indonesia," kata Rifka. (Ant/OL-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Konser tribut untuk mendiang musikus tersebut akan dimeriahkan oleh musikus lintas generasi hingga pertunjukan spesial seperti karaoke massal sampai panggung komedi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved