Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI pendatang baru, Miko, merilis single debut berjudul Senyuman Terakhir, yang terinspirasi dari cerita nyata kerabat terdekatnya.
Mengangkat kisah tentang seseorang yang ditinggal pergi pasangannya untuk selamanya, Miko menyanyikan lagunya dengan nuansa pop ballad, yang mengomplementasi suara khas dirinya.
Pembuatan single tersebut melibatkan Nanda Mondanda, yang membantu Miko sebagai komposer, produser, sekaligus mixing. Sementara eksekutif produser ditempati Jatmiko Murdiono.
Baca juga: Angkat Fenomena TKW, Kelompok Musik Tjongpick Rilis Lagu Ngatidjem
Miko mengaku sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan sosok-sosok tersebut karena dapat membuat proses pembuatan lagu ini berjalan dengan lancar dan cepat.
"Saya bersyukur bisa mengenal kawan-kawan muda yang sangat luar biasa dari sisi kreativitas, inovasi, hingga semangat. Mereka bahkan bisa memproduksi lagu dari awal hingga selesai juga dalam waktu yang cepat," ungkap Miko melalui keterangan tertulis, Rabu (5/1).
Musisi yang sudah menyukai musik sejak usia 13 tahun itu mengatakan musik merupakan media penyampaian sebuah pesan dengan cara yang singkat dan indah.
Dia juga mengatakan lewat musik, makna sebuah pesan lebih cepat ditangkap dan menjadi sebuah portfolio terbaik bagi para pendengarnya.
Miko berharap, dengan adanya single tersebut, para pendengarnya dapat relate dan merasa tidak sendiri jika pernah mengalami kisah yang sama seperti yang tertuang dalam liriknya.
"Lewat lagu ini, saya ingin menekankan bahwa ada sebuah kesetiaan yang tercipta dari rasa cinta yang tulus," kata Miko saat ditanya pesan seperti apa yang dia ingin sampaikan lewat lagu ini.
Ke depannya, Miko mengatakan dia akan terus merilis single-single baru sekaligus berusaha menampilkan kisah tentang makna hidup yang dialami orang-orang pada umumnya.
Miko juga menjanjikan musiknya akan terus berkembang di luar pop ballad. (Ant/OL-1)
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved