Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAKSOFONIS asal Yogyakarta Ayom Satria merilis single terbaru dengan sentuh orkestra yang merupakan pemaknaan dari sebuah perpisahan kisah romansa bertajuk Farewell Love.
Berbeda dengan single debutnya, yang bertajuk motivasional yaitu Toward The Sun, kali ini, Ayom memilih mengangkat lagu instrumental dari sebuah kisah kasih yang tidak sampai.
"Latar belakang lagu ini dimulai saat momen putus dari pacar, beberapa bulan lalu. Saat putus, aku sempat dekat dengan seseorang, sebut saja Reni. Singkat cerita, dia merasa hubungan tersebut tidak bisa dilanjutkan karena bayang-bayang hubungan dengan mantan yang belum sepenuhnya putus, yang pada akhirnya hubungan tersebut menjadi toxic," ujar Ayom dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.
Baca juga: Naya Yeira Gandeng Sutradara Inggris untuk Garap Video Musik Ghost Ship
Akhirnya ia pun memilih berpisah dengan sang kekasih agar keduanya dapat menjalani hidup yang lebih baik.
Dengan kondisi perpisahan itu, Ayom pun mencoba mencurahkan perasaannya dalam sebuah karya untuk menunjukan rasa ikhlas dalam perpisahan melepaskan seseorang demi kebaikan bersama.
"Pesan di single ini, terkadang kita memang lebih baik mengikhlaskan sesuatu demi kebaikan semua orang, daripada menahan dan semuanya malah sakit," ujar pria berusia 21 tahun tersebut.
Ayom juga menceritakan proses penting di balik kehadiran Farewell Love dengan memberikan sentuhan orkestra di single keduanya itu.
Ia mengungkapkan aransemen single itu terinspirasi dari lagu Andai Aku Bisa milik penyanyi Chrisye dan lagu-lagu ciptaan komposer Italia, Ennio Moricone.
Dari sisi produksi, Farewell, Love melibatkan sejumlah orang dalam pengerjaannya. Aransemen orkestrasi lagu dibantu Sophian Malista Kolinus.
Adapun proses rekaman orkestra yang dilakukan di Reds Studio melibatkan Saynediva Al-Fatah Putra (violin 1), Risang August Rahmanto (violin 2), Christian Mada Megantara (viola), R. Nestasharaji (cello), Arya Adithya (contrabass), Fado Putra Mahadika (terompet), Anggit Suryana (trombon), Gunawan Wicaksana (horn).
Sementara itu, proses rekaman band meliputi drum, bass, dan gitar dilakukan di Neverland Studio. Adapun aransemen piano dibuat langsung oleh Ayom sendiri.
Sebagai lanjutan single terbaru setelah Toward The Sun, Farewell Love akan menjadi bagian dari mini album bertajuk 21, yang akan segera dirilis Ayom Satria dalam waktu dekat.
Mini album tersebut menceritakan pengalaman Ayom Satria yang terlewati di umurnya ke-21 pada 2021.
Bagi Anda penggemar musik instrumental, Farewell Love karya Ayom sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik streaming yang ada di Indonesia. (Ant/OL-1)
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Secara pribadi, Ayom menggambarkan lagu Toward The Sun sebagai perjalanan mewujudkan impian sebagai musisi yang penuh dengan lika-liku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved