Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Abigail Gusmawan atau yang akrab disapa Abby ini tak menyangka jika dirinya kini menjadi seorang influencer. Padahal, ia tak pernah sengaja memposisikan diri sebagai figur publik.
Itu semua bermula ketika Abby terlibat dalam beberapa webseries di YouTube dan menjadi talent foto katalog hingga menjadi model music video. Sejak itu, dirinya kerap muncul dalam jajaran explore di media sosial dan membuat banyak orang tertarik mengikutinya hingga lebih dari 200 ribu pengikut.
"Aku pribadi sejujurnya masih anggap aku bukan siapa-siapa, yah. Just Abby yang kebetulan ada lumayan orang follow. Mereka suka karena ada yang dari fisik, atau karena otomotif, binatang, lifestyle, sampai personality," tutur Abigail Gusmawan.
Tak heran jika banyak yang tertarik dengan sosok Abigail Gusmawan atau Abby ini. Selain memiliki paras cantik, perempuan asal Jakarta ini juga gemar berbagi hobinya di media sosial. Sehingga tak heran jika banyak orang menyukai dirinya dari berbagai sisi.
Baca juga: Orang Bipolar Berhak Punya Anak
Abigail Gusmawan kerap memberikan insight yang positif untuk pengikutnya, membagikan pengalamannya struggling sebagai penyintas bipolar, hingga berbagi seputar kecantikan. Perempuan kelahiran 26 Februari 1999 itu berusaha untuk tidak hanya memperlihatkan kehidupannya yang baik-baik saja tetapi membagikan pula ketika ia sedang sedih dan rapuh. Hal ini pula yang menjadikannya sebagai influencer yang apa adanya.
"Paling penting menurutku adalah stay true. Update daily activity aku nggak selalu happy terus, nggak jarang juga aku update di kala lagi exhausted, saat bipolar aku kambuh, atau struggling sama self harm, dan mereka juga akan melihat eventually i'll be fine again. It's just called being human," tuturnya.
Abby sendiri ingin followers-nya menerimanya tak hanya kelebihan tapi juga kekurangannya. Ia juga ingin orang-orang yang bernasib sama dengannya tidak menyerah dengan kesehatan mentalnya. Justru sebaliknya, ia mengajak untuk bangkit mengalahkannya.
Kepribadiannya yang apa adanya ini menjadi kelebihan Abby di mata followers-nya. Terlebih ia juga seorang yang pekerja keras karena ia terjun langsung mengurus bisnisnya, di luar mengatur kegiatannya di Instagram @abigailgusmawan.
"Time management penting banget sih karena dalam hidup ada banyak aspek yaitu hubungan sama tuhan, keluarga, diri sendiri (fisik, mental, karakter, knowledge), financial, dan hubungan sosial. Nah, semuanya harus di maintain dengan baik," paparnya.
Tak heran jika Abigail Gusmawan alias Abby ini tetap campur tangan mengerjakan bisnis maupun kegiatan sebagai influencer. Sebab sejak kecil ia sudah terlatih menjadi anak yang mandiri.
Saat masih duduk di bangku SD, ia sudah belajar mencari uang jajan dengan membuka 'salon kuku' di sekolah. Ia memasang harga Rp 2 ribu untuk satu jari yang ia pulasi kutek.
"SMP juga usaha custom tas kanvas sambil kerja jadi guru bimbel di 2 tempat. SMA ngajar bimbel. Walau nggak diharuskan kerja, tapi dulu itu pelarian dari physical dan mental abuse yang diterima selama hampir 12 tahun. Tapi ya seenggaknya makin dewasa makin bisa menerima bahwa hal hal kayak gini terjadi to many people yang penting we all made it out alright," katanya.
Kini Abby sudah menjadi pribadi yang lebih dewasa dan tangguh. Bahkan ia sudah bisa mengatasi komentar-komentar negatif netizen di postingannya.
Perempuan berusia 22 tahun ini memiliki hobi tak seperti kebanyakan perempuan pada umumnya, yakni dunia otomotif dan mengoleksi binatang. Setahun belakangan ini, Abby sedang giat-giatnya memodifikasi mobilnya, mulai dari velg, ban, spring, grill, dan lainnya.
Baca juga: Gangguan Bipolar Bisa Dorong Penderitanya Lakukan Bunuh Diri
Dari mobil standar, kini mazda 2 skyactiv miliknya menjadi mobil modifikasi yang keren. Selanjutnya, ada mini cooper s yang menanti untuk ia otak-atik. "Bisa dibilang Abby suka otomotif lebih tepatnya mobil dan motor ikutan papa. Sebenarnya dari dulu cuma hobi aja nonton-nonton YouTube karena kebetulan dari keluarga saat itu untuk punya mobil dan motor aja seadanya, boro-boro modif. Jadi bisa dibilang hobi ini baru bener-bener tersalurkan satu tahun belakangan dari hasil uang kerja sendiri," kata Abby.
Sementara hobi mengumpulkan binatang-binatang sudah ia lakoni sejak saat ia masih kecil. Ia suka memungut kucing di jalanan untuk ia pelihara, ayam, bebek, lele, kelinci, marmut tikus, tarantula, ular, sugar glider bahkan kepiting dan masih banyak lagi. Kebiasaan uniknya ini kerap ia bagikan ke media sosial, sehingga semakin banyak yang tertarik mengikutinya karena binatang-binatang ini.
"Pas kecil kayaknya keseringan nonton animal planet, jadi cita-cita pengen kerja di penangkaran binatang tapi balik lagi karena kondisi nggak memungkinkan buat tinggal di luar negeri.Akhirnya kepikiran ngelamar jadi pawang gajah di Taman Safari. Haha," kelakarnya.
Sebagai seorang influencer, Abigail Gusmawan ingin terus memberikan pengaruh yang positif kepada publik dan mengajak untuk tidak menyerah pada hidup yang berat. Kedepannya, ia juga ingin menjadi seseorang yang bisa membantu orang-orang yang membutuhkan.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Snider menegaskan bahwa dirinya tidak mampu lagi memenuhi standar performa enerjik yang menjadi ciri khas Twisted Sister.
Profil Pandji Pragiwaksono, komika Indonesia dan pendiri Stand Up Indo. Simak perjalanan karier, karya, dan kiprahnya di dunia stand up comedy.
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved