Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SALMA Hayek mengaku dirinya pernah hampir mendapatkan peran di film The Matrix. Namun, aktris itu kalah bersaing dengan Jada Pinkett-Smith.
Dilansir dari situs buzzfeed, Hayek mengaku kehilangan peran yang bisa dengan mudah ia dapatkan hanya karena gagal dalam tes fisik yang harus dilewati.
Hayek mengenang kembali kenangan tersebut dengan lucu selama episode Red Table Talk dengan Pinkett-Smith, baru-baru ini.
Baca juga: Robert Pattinson Disebut tidak Setuju dengan Plot Batman
“Kami telah melewati banyak rintangan serta banyak audisi dan mereka membawa koordinator aksi dari Asia dan itu adalah tes fisik,” kata Hayek.
“Saat itu aku lentur dan tangkas tapi malas,” ujarnya dengan bercanda. “Saya tidak pernah pergi ke gym.”
“Mereka berkata pada saya bahwa, ‘kamu harus lari’ saya pergi, ‘kemana?’” ingatnya disambut dengan tawa dari Pinkett-Smith. “'Keliling, kamu harus lari berkeliling.’ Saya bahkan tidak sanggup memutari ruangan itu satu kali saja dan aku seperti (menghela nafas),” lanjutnya.
Setelah itu Hayek mengingat bagaimana rasanya menonton audisi Pinkett-Smith setelah merasa peran ini mungkin bukan untuknya.
“Itu sangat memalukan. Dia sangat bugar, fokus, disiplin, memiliki banyak kemampuan, anggun, dan saya melihat perempuan tersebut dan saya berkata kepada diri saya, ‘Itulah yang saya inginkan ketika saya dewasa’,” ujarnya sambil bercanda lagi. (OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved