Kamis 01 April 2021, 12:12 WIB

Britney Spears Mengaku Menangis Lihat Dokumenter tentang Dirinya

Basuki Eka Purnama | Hiburan
Britney Spears Mengaku Menangis Lihat Dokumenter tentang Dirinya

AFP/VALERIE MACON
Britney Spears

 

BRITNEY Spears mengaku dirinya malu dan menangis selama dua pekan setelah melihat penggambaran dirinya dalam sebuah film dokumenter tentang kariernya dan masalah kesehatan mental yang dideritanya.

"Saya tidak menonton lengkap film dokumenter itu namun dari apa yang saya lihat, saya malu melihat penggambaran diri saya," ungkap Spears lewat Instagram, Selasa (30/3).

Pernyataan itu merupakan tanggapan pertama Spears terhadap film Framing Britney Spears, film dokumenter produksi FX dan New York Times yang dirilis Februari lalu.

Baca juga: 88Rising Rilis Lagu Musisi Indonesia Waren Hue, Omomo Punk

Film itu mengusahkan perjalanan karier Spears dan kiprah ayahnya yang diberi kuasa untuk mengurus keuangan penyanyi berusia 39 tahun itu pada 2008 setelah penyanyi Oops I Did It Again itu mengalami gangguan mental.

"Saya menangis selama dua pekan dan saya masih terkadang menangis hingga saat itu," kata Spears.

"Hidup saya, selama ini selalu ditonton dan dihakimi," lanjutnya. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/Valerie Macon.

Sutradara Eternals Jelaskan Alasan Filmnya Merujuk ke Superman

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 14:40 WIB
Zhao mengatakan pengaruh luar biasa dari Man of Steel membuat referensi kepadanya sulit untuk...
AFP/Sonia Recchia.

Hollywood Berduka untuk Halyna Hutchins yang Tertembak Alec Baldwin

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 14:20 WIB
Hutchins ialah sinematografer di film Rust tentang kondisi barat di abad...
AFP/Anne Lebreton.

Hati Alec Baldwin Hancur untuk Suami dan Anak Halyna Hutchins

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 14:05 WIB
Baldwin mengatakan dia telah menghubungi dengan suami Hutchins dan menawarkan dukungannya kepada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya