Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG akhir 2020, Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) menghadirkan pertunjukan spesial. Pertunjukan nonverbal BIBAP: Chef ditampilkan khusus untuk masyarakat di Indonesia, dilanjutkan dengan temu penggemar secara langsung. Keduanya dilakukan secara daring, Sabtu (19/12) melalui akun YouTube, ZOOM, dan Instagram KCCI.
Ini memang bukan pertama kalinya “BIBAP: Chef” tampil di Indonesia. Sebelumnya, mereka pernah tampil di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Namun, untuk pertunjukan daring kali ini, tim BIBAP merancang penampilan khusus bagi penonton di Indonesia yang menampilkan akapela, seriosa, beatbox, drum battle, dan b-boying.
Baca juga: Liga Komedi ke 2, Kompetisi Bagi Generasi Milenial Kritis
Pertunjukan BIBAP: Chef dapat disaksikan beragam usia. Bagi yang ingin menonton pertunjukan spesial BIBAP: Chef dapat mengakses pertunjukannya melalui kanal YouTube KCCI.
Pertunjukan kali ini dilanjutkan dengan temu penggemar secara daring melalui ZOOM. Temu penggemar dihadiri perwakilan anggota fanbase BIBAP di Indonesia, penggemar Hallyu, dan juga anak-anak dari Rumah Yatim Kemang.
Para penggemar dan anak-anak dari Rumah Yatim Kemang tampak antusias menyaksikan pertunjukan dan mengikuti acara temu penggemar BIBAP: Chef.
Anak-anak, khususnya, terpesona dengan aksi beatbox dan b-boying yang ditampilkan. Para pemeran BIBAP mengungkapkan bahwa mereka berharap bisa berkunjung kembali dan bertemu penggemar di Indonesia.
Dalam kesempatan ini, KCCI sekaligus memberikan hadiah untuk anak-anak di Rumah Yatim Kemang. Hadiah yang diberikan berupa kudapan Korea, peralatan menulis, dan mainan. (RO/OL-1)
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Anak-anak itu tampil percaya diri, berani, dan menyebarkan semangat positif melalui penampilan mereka yang dihiasi senyuman di atas panggung Red Nose
Bagi Slank, pementasan ini bukan hanya bentuk refleksi, tetapi pengingat perjalanan panjang yang tidak mudah.
Festival Teater Indonesia (FTI) hadir sebagai titik pertemuan lintas kota serta ruang berekspresi bagi ekosistem teater tanah air.
Resital Kelas Akting Titimangsa 2025 menghadirkan empat pertunjukan yang semuanya bersifat absurd namun dengan ciri absurd yang berbeda.
Festival Teater Indonesia (FTI) digagas oleh founder Titimangsa Happy Salma dan Direktur Titimangsa Pradetya Novitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved