Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Tanta Ginting memberikan tanggapan mengenai banyaknya rekan sesama selebritas yang tersandung kasus penyalahgunaan narkoba sampai diciduk polisi.
Aktor kelahiran 38 tahun silam itu menaruh rasa prihatinnya, terutama kepada pihak keluarga yang harus melihat anggota keluarganya diamankan polisi akibat kasus narkoba.
"Gue prihatin sama keluarganya sih sebenarnya, sama anaknya. Karena itu sudah pasti akan membekas di anak-anaknya. Pasti mereka akan ada rasa ya gue enggak tahu gimana tapi udah pasti ada lah," kata Tanta Ginting beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Tanta tak mau menghakimi secara sepihak para selebritas yang terjerat kasus narkoba. Dia mengatakan setiap orang memiliki masalah yang berbeda-beda.
"Tapi setiap orang punya tantangan hidup masing-masing sih. Masalah masing-masing. Enggak semua juga yang enggak pakai narkoba hidupnya tenang-tenang aja," ujarnya.
Dia menyayangkan jika narkoba menjadi pelarian dari masalah. "Cuma kan kita enggak tahu latar belakangnya seperti apa, dan kenapa," sambung Tanta Ginting.
Menurut dia, bukan semua pemakai narkoba adalah penjahat. Menurut dia, bisa jadi karena ketidaktahuan atau hal lain yang perlu ditelusuri.
"Bahkan hampir semua yang kena di saat mereka ya mungkin lagi sakit terus dikasih resep dokter untuk meredam sakit dan akhirnya keterusan karena obatnya kebanyakan efek samping jadi ketergantungan kan ada yang kayak gitu," jelasnya.
"Cuma mungkin dari pihak kedokteran enggak kasih tahu efek samping atau dari orangnya salah membaca cara pemakaian segala macam jadinya malah ketergantungan," terang Tanta Ginting.
Tanta pun mengaku akan terus memberikan dukungan apabila ada rekan sesama selebritas yang terjerat narkoba untuk bisa sembuh dan tak mengulang kembali perbuatannya.
"Gue pasti support lah sampai sembuh karena kita enggak tahu kenapa dia melakukan itu," pungkasnya. (OL-12)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved