Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

QRIS, BI-FAST, dan Masa Depan Keuangan Digital: Peran dan Strategi Gen-Z sebagai Penentu Keuangan Digital dalam Mewujudkan Visi Ekonomi BI 2026

Christian Arriel, mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, penerima Beasiswa Program Generasi Baru Indonesia (GenBI)
11/12/2025 15:37
QRIS, BI-FAST, dan Masa Depan Keuangan Digital: Peran dan Strategi Gen-Z sebagai Penentu Keuangan Digital dalam Mewujudkan Visi Ekonomi BI 2026
Christian Arriel(DOK PRIBADI)

DI era digital yang semakin maju, transformasi sistem pembayaran telah menjadi roda dalam percepatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini, telah ditegaskan oleh Bank Indonesia (BI) terkait dengan peran penting QRIS dan BI-FAST sebagai infrastruktur digital yang mendorong inklusi keuangan dan efektivitas dalam bertransaksi. 

Peran tersebut, telah didukung oleh peran Generasi Z (Gen Z) yang menjadi aktor utama, dan ujung tombak penggunaan teknologi digital dalam memberikan inovasi ekosistem keuangan digital wajah ekonomi Indonesia pada 2026.

Inovasi sistem pembayaran digital

Telah ditegaskan sebelumnya, bahwa QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard mempunyai peran penting sebagai satu – satunya standar nasional pembayaran digital berbasis QR-Code, yang sampai saat ini masih sering digunakan. Dengan QRIS dari penggunaannya telah meluas sebanyak 58,3 juta penduduk Indonesia yang telah di dukung dengan 41,2 juta merchant atau UMKM di seluruh Indonesia pada tahun 2025. 

Melalui data tersebut, telah menunjukkan bahwa QRIS tidak hanya memudahkan transaksi sehari-hari tapi juga telah mendukung pemberdayaan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Selain itu, inovasi dari fitur QRIS telah mengalami peningkatan, seperti terciptanya QRIS Tap yang penggunaannya tidak perlu scan, melalui inovasi ini telah memperluas kemudahan akses layanan publik dan ritel digital.

Sementara itu, BI-FAST telah memainkan peran yang penting sebagai infrastruktur pembayaran ritel nasional, yang telah menyediakan layanan transfer secara real-time selama 24/7. Sebagai contoh, penggunaan BI-FAST telah menunjukkan volume transaksi yang mengalami peningkatan yang signifikan hingga mencapai ratusan juta transaksi per Oktober 2025. Hal ini menunjukkan peningkatan penyaluran dana rupiah antarmasyarakat yang berkembang pesat. 

Melalui data itu, BI-FAST telah memenuhi kebutuhan transaksi dengan nominal yang kecil seperti nominal Rp10.000 dapat terhitung sangat besar bagi masyarakat luas, termasuk Gen Z yang mengedepankan kecepatan dan kemudahan serta hemat dalam pembayaran digital.

Peran strategis Gen Z

Gen Z dikenal sebagai salah satu pelopor dan aktor kunci dalam digital native yang sangat dekat dengan teknologi. Hal ini terdapat dalam visi ekonomi BI Tahun 2026, memasukkan peran Gen Z yang sangat penting sebagai pengguna utama sekaligus inovator dalam ekosistem digital. 

Dengan mengedepankan pentingnya edukasi dan literasi keuangan digital serta perlindungan konsumen bagi Gen Z, hal ini menjadi bagian esensial dari kerangka strategi dan implementasi kampanye inovasi, serta pengembangan talenta digital Bank Indonesia. Selain itu, BI telah mendorong percepatan adopsi pembayaran digital yang aman, cepat, dan terjangkau, serta agen perubahan dalam penggunaan uang digital, yang salah satunya melalui rupiah digital yang sedang dikembangkan oleh Bank Indonesia.

Strategi kerja sama internasional dan ekosistem yang terintegrasi

Strategi BI selanjutnya adalah, memperluas hubungan pembayaran digital antarnegara melalui kerja sama QRIS antarnegara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, dan beberapa negara lainnya. Hal ini telah menguatkan penggabungan ekonomi regional ASEAN, serta mendukung transaksi lintas batas negara yang cepat, murah, dan transparan. 

Didukung dengan infrastruktur modern, seperti BI-FAST, dan BI-RTGS yang terhubung dengan beberapa negara telah menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyambut era ekonomi digital yang lebih inklusif dan terhubung secara global.

Selain itu, ekosistem yang terintegrasi antara pelaku industri sistem pembayaran, pemerintah, dan institusi keuangan salah satunya fintech menjadi strategi penting yang telah dioptimalkan oleh BI melalui pengembangan data infrastruktur, seperti Payment ID, dan platform BI-Payment Indo, serta BI-Payment Clear telah menambahkan keandalan, integritas, dan keamanan ekosistem pembayaran digital.

Oleh sebab itu, artikel ini telah memberikan gambaran bagaimana visi BI dalam menyiapkan fondasi digital yang kokoh dengan peran strategi Gen Z sebagai penentu dalam mengakselerasikan ekonomi digital nasional tahun 2026. 

QRIS dan BI-FAST bukan hanya sebagai alat pembayaran, melainkan juga sebagai pilar utama dalam mendukung pertumbuhan yang sangat beragam di dalam keberlanjutan ekonomi Indonesia di masa depan. Sehingga, digitalisasi yang cerdas dan kolaboratif dapat membuka peluang besar bagi Indonesia, untuk bersaing secara global sekaligus memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. 

Referensi artikel ini bersumber dari dokumen resmi BI terkait dengan visi, program kerja, dan kebijakan sistem pembayaran digital tahun 2025-2026 yang telah memuat data, strategi, dan infrastruktur pembayaran digital QRIS dan BI-FAST secara komprehensif.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya