Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono kembali menjadi sorotan setelah mengunggah sebuah video di akun Instagram pribadinya. Postingan tersebut dinilai sebagai respons langsung terhadap perdebatan publik terkait anggaran pengadaan kapal di KKP.
Dalam video yang dibagikan, terlihat screengrab dari kanal media online dengan judul besar:
“Ribut soal anggaran kapal dengan Trenggono, Purbaya: Mungkin saya datanya salah.”
Trenggono pun menambahkan caption singkat dalam bahasa Inggris, yang diunggah sekitar 15 menit sebelum tangkapan layar diambil:
“That’s all Folks. Back to work ya”
Unggahan itu mendapat ratusan interaksi dari warganet, memperlihatkan betapa besar perhatian publik terhadap dinamika anggaran yang belakangan ramai diperbincangkan. Namun, perdebatan ini tidak menjadi panjang lebar, sebab Trenggono menggap Purbaya sudah mengakui kekeliruannya lewat wawancara media.
Perdebatan ini bermula dari pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam sebuah wawancara media massa. Dalam kesempatan itu, Purbaya membahas dana pengadaan kapal untuk program KKP, dan menyampaikan kritik terhadap angka anggaran yang disebutnya belum berjalan.
Purbaya mengaku, menerima aduan dari para pelaku industri kapal dan galangan kapal dalam negeri yang sampai saat ini belum mendapatkan pemesanan (order) dari KKP terkait pembelian kapal.
Pernyataan Purbaya lantas memicu respons luas, terutama dari pihak Trenggono selaku Menteri KKP, karena dianggap mempertanyakan data dan dasar perencanaan anggaran kementerian. Keduanya, kemudian menjadi tajuk sorotan dan bahan polemik di media sosial. (Z-10)
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Daftar tersebut melaporkan hanya terdapat dua perusahaan asal Indonesia yang termasuk pemilik kapal terbanyak yaitu Waruna Group dan Pertamina.
Ekonomi Biru tidak hanya bicara soal perikanan tapi juga ocean renewable energy, migas, pelayaran, industri galangan kapal, hingga digitalisasi logistik maritim.
OTT tersebut dilakukan di dua lokasi pada hari yang sama, Rabu (4/2).
Purbaya menilai capaian tersebut mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin menguat.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pihaknya tidak akan memelas demi menarik investor asing masuk ke Indonesia.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut tak khawatir soal kemungkinan penurunan peringkat Indonesia dalam klasifikasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved