Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERBATASAN modal masih menjadi salah satu tantangan utama bagi para pelaku usaha, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ini biasanya terjadi karena sulitnya akses ke lembaga keuangan formal akibat minimnya agunan atau laporan keuangan, kendala administrasi, dan kurangnya literasi keuangan, sehingga menghambat pertumbuhan usaha.
Merespons hal tersebut, Astra Credit Companies (ACC), grup perusahaan pembiayaan, dengan misi To Promote Credit for A Better Living, terus berkomitmen mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha masyarakat, termasuk UMKM di Sulawesi Selatan.
"Komitmen ini kami wujudkan lewat penyediaan beragam pembiayaan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, baik untuk pengembangan usaha maupun peningkatan kesejahteraan," ungkap Branch Manager ACC Parepare Hasmulyadi, Kamis (8/1/2026).
Dia menyampaikan bagi masyarakat yang memiliki potensi dan semangat mengembangkan usaha tetapi terkendala permodalan, dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan melalui layanan ACC Danaku.
Masyarakat Parepare dan sekitarnya bisa mendapatkan kemudahan layanan pembiayaan tersebut dengan mendatangi kantor ACC Parepare di Jl Bau Massepe No 112, Ruko No 7, Kelurahan Cappagalung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
"Layanan ini kami harapkan dapat menjadi solusi yang mudah, aman, dan terpercaya untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis mereka, memperluas skala usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan," jelas Hasmulyadi.
ACC Danaku merupakan salah satu layanan ACC yang memberikan solusi finansial terpercaya, aman, dan fleksibel serta mendukung kebutuhan masyarakat mulai dari pernikahan impian, renovasi rumah, pendidikan, liburan hingga investasi emas.
Andi Baso, warga Tanete, mengakui memanfaatkan layanan ACC Danaku sebagai pijakan baru untuk menata kembali usahanya untuk melangkah menuju pertumbuhan lebih berkelanjutan. Menggeluti usaha selama lebih dari 16 tahun, Andi memulai langkahnya dari sektor pertanian dan ayam potong.
"Pandemi covid-19 menjadi ujian berat bagi saya ketika omzet usaha menurun drastis. Saya tidak menyerah. Saya memanfaatkan ACC Danaku sebagai tambahan modal untuk memperkuat dan memperluas bisnis ayam petelur, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga perbaikan sarana pendukung usaha," terang Andi.
Seiring dengan waktu, jelas dia, usahanya kini menunjukkan pertumbuhan signifikan. Bisnisnya saat ini menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah dan terus menunjukkan tren positif.
"Bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pribadi saya, tapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Saat ini saya memiliki beberapa karyawan untuk operasional harian," pungkas Andi. (H-2)
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
Memulai dan mengelola bisnis kecil memang punya tantangan tersendiri, terutama soal modal. Saat kebutuhan dana muncul mendadak, tidak jarang Anda harus mencari solusi cepat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum lama ini menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Hambatan terbesar sering kali datang dari keterbatasan finansial yaitu modal yang terbatas, kesulitan mengakses pinjaman, hingga proses administrasi yang berbelit.
JEKI Berbagi Modal merupakan program dari JEKI yang terbuka untuk pelaku usaha kecil dan mikro di Indonesia.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali menegaskan posisinya sebagai fondasi utama perekonomian Indonesia.
Setiap pukul tiga dini hari, saat banyak remaja masih tertidur, Jeni Adilasari sudah memulai harinya di rumah sederhana di Bojonegoro.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved