Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan peningkat konektivitas wilayah. Proyek ini menandai langkah penting Situbondo menuju daerah yang lebih aman, terhubung, dan berdaya saing.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan bahwa pembangunan bandara militer itu dirancang tidak semata untuk kepentingan pertahanan negara, melainkan bersifat multifungsi agar memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Bandara ini kami dorong tidak hanya digunakan untuk kepentingan militer, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk penerbangan kemanusiaan, kebencanaan, hingga penerbangan sipil. Dengan runway sepanjang 2.500 meter, pesawat berbadan besar seperti Airbus dan Boeing berpotensi dapat mendarat di Situbondo,” ujar Rio dalam Tasyakuran Pembangunan Bandara KASA Desa Wringin, Kecamatan Asembagus, Selasa (16/12).
Bandara KASA telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat sekitar Rp1,7 triliun. Keberadaan bandara ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat konektivitas kawasan timur Pulau Jawa.
Pemerintah juga menegaskan komitmen kepedulian sosial terhadap petani dan buruh tani yang terdampak pengosongan lahan pembangunan bandara. Meski secara kontrak sewa lahan pemerintah tidak memiliki kewajiban ganti rugi, Pemerintah Pusat tetap memberikan kompensasi kepada petani penggarap sebagai wujud keadilan sosial.
Petani melon dan semangka menerima kompensasi sebesar Rp100 juta per hektare, petani tebu Rp25 juta per hektare, serta petani padi dan jagung Rp10 juta per hektare. Selain itu, sebanyak 1.004 buruh tani yang bekerja di lahan terdampak juga menerima kompensasi kerohiman berupa 1 ekor sapi dan sepasang domba untuk diternakkan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian tasyakuran sebagai bentuk kehadiran negara bagi masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi.
Terkait status lahan, Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Kementerian Pertahanan RI telah menyepakati hibah lahan seluas 306 hektare di kawasan Banongan. Sambil menunggu proses penggantian lahan seluas 350 hektare di kawasan Pasir Putih dari Perhutani kepada Kementerian Pertahanan yang selanjutnya akan dihibahkan kepada Pemkab Situbondo, penggunaan lahan saat ini masih berstatus pinjam-pakai. Langkah tersebut ditempuh untuk menjamin tertib administrasi, kepastian hukum, serta menjaga aset daerah.
Dalam kesempatan tersebut, dua pengasuh pondok pesantren besar hadir secara bersamaan untuk memanjatkan doa bersama, yakni KHR Moh Kholil As’ad Syamsul Arifin, Pengasuh Utama Pondok Pesantren Walisongo Situbondo, dan KHR Ach Azaim Ibrahimy, Pengasuh Utama Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
KHR Moh Kholil As'ad Syamsul Arifin merupakan putra, dan KHR Ahmad Azaim Ibrahimy adalah cucu, dari pahlawan nasional KHR As'ad Syamsul Arifin, yang namanya diabadikan sebagai nama bandara yang tengah dibangun.
Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat persatuan ulama, negara, dan masyarakat dalam mengiringi pembangunan strategis nasional dengan nilai kemaslahatan umat. Para kiai juga berharap pembangunan infrastruktur Bandara KASA berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. (Ant/E-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Emirat Arab, mengumumkan investasi sekitar Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved