Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

ASDP Prediksi Jumlah Perjalanan Nataru Naik 5,4 Persen, Armada Kapal Ditambah

Ihfa Firdausya
15/12/2025 16:12
ASDP Prediksi Jumlah Perjalanan Nataru Naik 5,4 Persen, Armada Kapal Ditambah
Media briefing ASDP Indonesia Ferry di Jakarta, Senin (15/12)(MI/Ihfa Firdausya)

PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) atau ASDP memproyeksikan peningkatan pergerakan angkutan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). ASDP memprediksi pada Nataru kali ini jumlah perjalanan (trip) mencapai 20.943 atau naik 5,4%.

Sementara untuk jumlah penumpang mencapai 547.000 atau naik 4,3% dan jumlah kendaraan 868.000 unit atau naik 8,9%.

"Makanya kita harus melakukan persiapan termasuk menambah jumlah armada," kata Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo dalam media briefing di Jakarta, Senin (15/12).

ASDP menyiapkan 15 cabang yang melayani 15 lintasan. Adapun jumlah pelabuhan yang digunakan layanan Nataru sebanyak 33.

Heru menyebut rute paling ramai diprediksi ada dua, yaitu Ketapang-Gilimanuk dan Merak-Bakaheuni. Untuk itu, ASDP menambah jumlah kapal di kedua pelabuhan tersebut. Merak-Bakauheni dari 28 menjadi 33 kapal per hari. Sementara Ketapang-Gilimanuk dari 28 menjadi 34 kapal per hari.

ASDP memprediksi puncak pergerakan libur Natal pada 23 dan 24 Desember. Kemudian prediksi puncak pergerakan libur Tahun Baru 30-31 Desember. Sementara prediksi puncak pergerakan arus balik adalah pada 2 dan 3 Januari 2026.

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse menambahkan, pada angkutan Nataru tahun ini ASDP menerapkan diskon tarif atau program stimulus. Masyarakat bisa menikmati diskon tersebut pada periode 22 Desember sampai dengan 10 Januari 2026.

"Jadi para pengguna jasa bisa membeli tiket dengan diskon 19%, ini berlaku di 16 pelabuhan dan di 8 lintasan. Target manfaat dengan adanya stimulus ini adalah 257.560 penumpang dan 491.776 kendaraan dengan nilai stimulus kurang lebih Rp31,65 miliar," paparnya. (E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik