Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia terancam buyar. Washington menuding Jakarta mulai mengingkari komitmen yang disepakati pada Juli lalu.
Menurut laporan Financial Times, sejumlah sumber yang memahami dinamika perundingan menyebut Perwakilan Dagang AS (USTR), Jamieson Greer, menilai Indonesia mundur dari janji dalam beberapa poin penting.
Menurut sumber tersebut, pejabat Indonesia memberi tahu USTR Jakarta tak bisa menyetujui sejumlah komitmen mengikat dan mengusulkan perumusan ulang.
Washington menilai langkah itu akan menghasilkan kesepakatan yang lebih buruk dibanding perjanjian AS dengan Malaysia dan Kamboja.
"Indonesia bukan sekadar memperlambat pelaksanaan kesepakatan seperti pengalaman dengan mitra dagang lain. Indonesia secara terang-terangan menyatakan tidak dapat menjalankan apa yang telah disepakati dan ingin merundingkan ulang agar komitmen menjadi tidak mengikat," kata sumber tersebut dikutip dari Financial Times.
“Ini sangat bermasalah dan tidak diterima baik oleh Amerika Serikat. Indonesia berisiko kehilangan kesepakatannya," ujarnya.
Washington menilai Jakarta mundur dari komitmen menghapus hambatan nontarif atas produk industri dan pertanian AS, serta kewajiban terkait isu perdagangan digital.
USTR meyakini Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyetujui kerangka kesepakatan pada Juli sebelum rincian dibahas lebih luas di tingkat pejabat.
Menurut sumber yang sama, Prabowo diperkirakan bisa mendorong kesepakatan itu, tetapi menahan langkah karena pertimbangan politik dalam negeri.
Pemerintah Indonesia pada Rabu menegaskan perundingan masih berjalan dan berharap kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak segera tercapai. Juru bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyebut tidak ada isu spesifik dalam perundingan, dan dinamika proses negosiasi berjalan normal.
Adapun Greer dijadwalkan berbicara dengan Airlangga pekan ini untuk mencari jalan tengah.
Kesepakatan yang dicapai pada Juli sebelumnya muncul setelah Washington mengirim surat kepada lebih dari 20 mitra dagang, mengancam akan mengenakan tarif jika mereka tidak menyetujui perjanjian sebelum 1 Agustus.
Dalam surat kepada Indonesia, Presiden Donald Trump mengancam tarif 32% yang kemudian diturunkan menjadi 19%.
Jakarta sepakat menghapus sebagian besar tarif untuk produk industri dan pertanian AS, serta membeli pesawat, LNG, dan kedelai bernilai miliaran dolar guna menurunkan surplus perdagangan Indonesia terhadap AS. Indonesia juga setuju menghapus sejumlah hambatan non-tarif, termasuk persyaratan tingkat kandungan lokal yang dinilai perusahaan AS menghambat investasi.
Namun, sejumlah pelaku usaha dalam negeri mengingatkan agar aturan kandungan lokal tidak dilepas sepenuhnya karena dapat menekan daya saing industri nasional.
Apple menjadi salah satu perusahaan yang terdampak aturan tersebu. Penjualan iPhone 16 sempat dilarang tahun lalu karena tidak memenuhi syarat kandungan lokal 40%. Larangan itu dicabut setelah Apple sepakat menanamkan investasi untuk memproduksi komponen di Indonesia.
Perundingan juga tersandung isu lain. Financial Times melaporkan Indonesia menolak klausul koersif yang didorong AS karena dianggap mengganggu kedaulatan ekonomi. Washington memasukkan klausul yang memungkinkan pembatalan sepihak jika negara peserta meneken pakta lain yang dianggap mengancam kepentingan strategis AS.
Malaysia dan Kamboja telah menerima klausul tersebut, yang dinilai sebagai bagian dari upaya Washington menahan pengaruh Beijing di Asia Tenggara. (I-3)
IRAN membantah keras keterlibatan dalam serangan 4.000 rudal terhadap pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Minggu (22/3) waktu setempat.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
IRAN menyatakan Selat Hormuz terbuka bagi pelayaran internasional, kecuali kapal musuh, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat ancam hancurkan pembangkit listrik iran
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved