Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menhan Beberkan Kebocoran Rp20 T dari Timah, 80% Dibawa Keluar Tanpa Bayar Pajak

Lina Herlina
10/12/2025 19:09
Menhan Beberkan Kebocoran Rp20 T dari Timah, 80% Dibawa Keluar Tanpa Bayar Pajak
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kedua kiri) mengunjungi Batalion Teritorial Pembangunan (BTP) di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (20/8/2025).(Antara)

MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap fakta mencengangkan bahwa 80% hasil timah Indonesia dibawa ke luar negeri secara ilegal tanpa membayar pajak. Hal itu menyebabkan pendapatan negara dari komoditas ini anjlok dari potensi Rp20–25 triliun menjadi hanya Rp1,3 triliun per tahun. 

Hal ini disampaikannya, dalam kuliah umum di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (9/12), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyingkap praktik penyelundupan timah yang telah berlangsung puluhan tahun. 

“Ada negara yang bukan pengekspor timah, tapi masuk 10 besar penghasil timah. Itu terjadi karena kita tidak bisa menjaga sumber daya alam kita,” tegas Sjafrie.

Dia menjelaskan, dari periode 1998 hingga September 2025, hanya 20% pendapatan timah yang dikelola BUMN PT Timah, sementara 80% lainnya hilang dari sistem perpajakan dan pengawasan negara. Padahal, potensi pendapatan negara dari timah seharusnya mencapai Rp20–25 triliun per tahun, namun realisasinya hanya Rp1,3 triliun.

“Ini ironi bangsa kita. Kekayaan alam kita disedot terus ke luar negeri. Negara bisa miskin kalau ini dibiarkan,” ujarnya.

Sjafrie juga menyoroti lemahnya pengawasan di pintu keluar-masuk negara. Meski Kementerian Pertahanan telah melakukan penertiban dan evaluasi sistem, seperti di kawasan industri nikel IMIP Morowali, Sulawesi Tengah, masih ada perusahaan tambang yang lolos membawa bahan galian ilegal.

“Mereka keluar pelabuhan atau bandara tanpa diperiksa. Saat kita lakukan penertiban, masih ada yang lolos dan kembali bawa ilegal. Ini seperti musuh dalam selimut,” paparnya.

Ia mendorong peran serta masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk ikut mengawasi dan melawan praktik korupsi serta illegal mining yang dinilainya mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia. (LN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik