Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keteguhan menjaga integritas dalam setiap proses pembangunan.
“Tahun ini, tema besar Simfoni Integritas, Kolaborasi Inovasi, dan Ekspresi Cegah Korupsi kembali mengingatkan kita akan pentingnya sinergi, kreativitas, serta keberanian berekspresi dalam memperkuat budaya anti-korupsi, baik di sektor publik maupun dunia usaha,” ujar Mahendra dalam sambutannya pada peringatan Hakordia yang digelar di Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
Menurut Mahendra, sektor jasa keuangan harus terus menjadi jangkar stabilitas ekonomi dengan mengutamakan integritas. Sejalan dengan visi Asta Cita, integritas menjadi fondasi bagi terwujudnya akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme.
Untuk memperkuat integritas di sektor jasa keuangan, OJK mengarahkan fokus pada tiga agenda utama.
Pertama, peningkatan pengawasan berbasis risiko dan data. OJK terus mengembangkan kapabilitas melalui sup-tech dan reg-tech, memperkuat early warning system, serta mengintegrasikan data lintas sektor untuk mendeteksi potensi fraud dan pelanggaran tata kelola dengan lebih cepat dan akurat.
Kedua, penegakan tata kelola dan market conduct yang kuat. OJK secara konsisten mengawasi perilaku pelaku usaha dan memberikan tindakan tegas atas pelanggaran integritas. Kebijakan seperti POJK 12/2024 menjadi instrumen penting untuk melindungi industri jasa keuangan, konsumen, serta stabilitas sistem keuangan.
Ketiga, pembangunan budaya integritas di internal OJK. Transformasi One OJK tidak hanya menyatukan proses kerja, tetapi juga memperkuat nilai integritas melalui zona integritas, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan whistleblowing system. Standar etik dan pengembangan kompetensi juga terus ditingkatkan agar integritas menjadi karakter utama budaya kerja.
Talkshow bertema “Simfoni Integritas, Kolaborasi Inovasi dan Ekspresi Cegah Korupsi” ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hakordia 2025, yang berlangsung secara hybrid dan diikuti lebih dari 4.000 peserta dari industri jasa keuangan, insan OJK, pemerintah daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menekankan pentingnya integritas sebagai pilar pengawasan sektor jasa keuangan.
“Upaya pencegahan korupsi hanya dapat berjalan efektif jika didukung tata kelola yang kokoh di seluruh jenjang organisasi. Kolaborasi, koordinasi, dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi keharusan. Tidak hanya membangun budaya integritas di internal organisasi, OJK juga berkomitmen mewujudkan ekosistem jasa keuangan yang berintegritas dan menerapkan good governance,” jelas Sophia.
Ia menambahkan bahwa OJK memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak adanya celah bagi terjadinya fraud maupun korupsi, antara lain melalui pembangunan budaya integritas yang berkelanjutan, termasuk implementasi sertifikasi SNI ISO 37001:2016 tentang sistem manajemen anti-penyuapan. Di eksternal, OJK juga telah menetapkan berbagai POJK yang memperkuat tata kelola dan integritas industri jasa keuangan.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk menanamkan prinsip kehati-hatian dan memastikan lembaga jasa keuangan tetap sehat, melindungi dana masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik.
Talkshow ini turut menghadirkan narasumber inspiratif: Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, serta sutradara dan penulis skenario Rahabi Mandra.
Hadir pula berbagai pimpinan instansi pemerintah, akademisi, dan tokoh industri jasa keuangan.
Bagian lain dari rangkaian acara adalah pengumuman pemenang Integrity Fest 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada Kantor OJK, Kepala Satuan Kerja, serta pegawai yang menunjukkan implementasi nyata budaya integritas, meliputi Pelaporan LHKPN, Pakta Integritas, Deklarasi Gratifikasi, serta Deklarasi Benturan Kepentingan.
Pemenang Integrity Fest 2025:
Selain itu, diumumkan pula pegawai OJK yang telah lulus sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) dan Penyuluh Anti-Korupsi (PAKSI) Tahun 2025, hasil kemitraan OJK dengan KPK. Mereka akan menjadi role model dalam penguatan integritas dan pencegahan korupsi di masyarakat.
Sertifikasi API/PAKSI 2025:
Rangkaian peringatan Hakordia 2025 juga meliputi:
Melalui penyelenggaraan Hakordia 2025, OJK dan KPK mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun sektor jasa keuangan yang bersih dan berintegritas sebagai pondasi ekosistem keuangan yang kredibel, kompetitif, serta mampu menopang pembangunan ekonomi nasional yang stabil dan berkelanjutan. (RO/Z-10)
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh signifikan sebesar 11,18% menjadi Rp9.695 triliun pada September 2025.
Sejumlah lembaga internasional telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global lantaran ketidakpastian dan gejolak geopolitik dunia.
KETUA Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar menegaskan bahwa pihaknya memiliki tingkat keyakinan terkait pertumbuhan kredit di tahun ini bisa mencapai 9 sampai 11 persen.
Mendukung kebijakan Pemerintah tersebut, OJK juga terus menjalin kerja sama dengan kementerian/lembaga terkait guna merumuskan dan mengambil kebijakan strategis
Seiring dengan bertambahnya cakupan TKBI versi 2 maka akan semakin mendorong perluasan upaya berkelanjutan dari pemangku kepentingan yang terkait dengan sektor ekonomi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved