Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Indonesia Genjot Masuknya Investasi Asing Lewat KEK Industropolis Batang

Naufal Zuhdi
02/12/2025 12:46
Indonesia Genjot Masuknya Investasi Asing Lewat KEK Industropolis Batang
PT KITB melakukan business matching dan site visit dengan sejumlah perusahaan di Tiongkok.(KITB)

Upaya Indonesia memperluas arus investasi asing terus dipercepat, salah satunya melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang (PT KITB). Kawasan industri yang berada di bawah Holding BUMN Danareksa itu menggelar rangkaian business matching dan site visit dengan sejumlah perusahaan serta lembaga industri terkemuka di Shanghai dan Ningbo, Tiongkok. Agenda strategis yang difasilitasi Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Beijing ini bertujuan langsung untuk membuka peluang kemitraan baru sekaligus menarik investor global masuk ke Indonesia, khususnya ke KEK Industropolis Batang.

Pertemuan-pertemuan yang digelar di Shanghai memfokuskan pembahasan pada peluang kolaborasi investasi dan transfer teknologi, terutama pada dua sektor prioritas. Pertama, industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), yang mencakup penguatan rantai pasok, baterai, komponen otomotif presisi, platform kendaraan kecil-menengah, hingga teknologi manufaktur seperti ultrasonic welding dan injection molding. Kedua, industri alat kesehatan (medical devices) melalui dialog strategis dengan pengembang perangkat medis dan calon investor teknologi kesehatan.

Delegasi KITB dipimpin oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT KITB, Indri Septa Respati, sementara dari Tiongkok hadir perusahaan-perusahaan strategis yang mewakili sektor otomotif, energi baru, manufaktur presisi, teknologi mesin industri, serta lembaga promosi investasi regional. Indri menekankan bahwa forum ini merupakan langkah penting untuk menempatkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri masa depan.

“Kami ingin memastikan Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat produksi global yang kompetitif. KEK Industropolis Batang siap menjadi lokomotifnya,” ujarnya.

Dalam presentasinya, Industropolis Batang menegaskan daya tarik kawasan tersebut melalui berbagai keunggulan, antara lain fasilitas insentif fiskal dan nonfiskal SEZ, infrastruktur siap pakai serta konektivitas logistik nasional, akses ke pelabuhan internasional, dan ekosistem industrial city yang lengkap, mulai dari hunian, fasilitas komersial, hingga sarana pendukung lainnya.

Direktur IIPC Beijing, Rizaldi Indra Janu, menambahkan bahwa pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh untuk membuka jalur investasi dari Tiongkok.

“IIPC Beijing berkomitmen menjadi jembatan antara industri Tiongkok dan peluang investasi di Indonesia. Shanghai adalah pintu strategis untuk mempertemukan investor dengan kawasan potensial seperti Industropolis Batang,” tegasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik