Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan dana tambahan untuk penanganan bencana. Ia memastikan pemerintah telah menyiapkan dana untuk penanganan darurat dan rehabilitasi pascabencana banjir serta tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Saat ini, alokasi anggaran penanganan bencana yang tersedia di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 2026 sebesar Rp491 miliar. Jumlah ini tercatat lebih rendah dibandingkan alokasi pada APBN 2025 yang mencapai Rp2,01 triliun.
"BNPB masih ada sekitar Rp500 miliar lebih. Ini yang siap. Kalau nanti butuh tambahan dana, kita siap menambah. Dan sudah ada di anggarannya,” ujarnya usai acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 Kadin Indonesia di Jakarta, Senin (1/12).
Terkait besaran tambahan dana, Purbaya menyebutkan bahwa hal tersebut akan disesuaikan dengan pengajuan dari BNPB.
“Ini tergantung permintaan BNPB. Kan, Anda tahu, saya kaya,” katanya sambil tersenyum.
Saat ditanya mengenai sumber alokasi tambahan anggaran, ia menjelaskan bahwa mekanismenya akan diambil dari pos penanganan darurat bencana. Selanjutnya, BNPB tinggal mengajukan dokumen anggaran belanja tambahan (ABD) ke Kementerian Keuangan untuk diproses. Dana tersebut termasuk untuk rehabilitasi pascabencana yang turut disiapkan.
“Yang jelas ada alokasinya, saya lupa detailnya, tapi kayanya dari pos darurat bencana. BNPB nanti ajukan ABD ke kita, dan kita proses,” jelas Bendahara Negara. (E-4)
Di tengah frekuensi bencana yang kian meningkat, anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) justru anjlok drastis. Dalam enam tahun terakhir, alokasinya merosot dari Rp7,14 triliun pada 2021 menjadi hanya Rp491 miliar dalam RAPBN 2026—penurunan terdalam sepanjang periode tersebut dan sinyal pengetatan fiskal yang berpotensi melemahkan kesiapsiagaan negara menghadapi ancaman bencana.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved