Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menanggapi rencana keterlibatan Danantara dalam isu penggabungan dua perusahaan teknologi besar Grab dan Goto. Rosan menyebut pihaknya menyerahkan proses tersebut kepada dua Perusahaan itu.
“Kita serahkan kepada prosesnya Grab sama Goto, kan, sedang berjalan. Mereka menyampaikan juga kepada kita, terbuka juga untuk Danantara kalau ingin berpartisipasi,” papar Rosan kepada awak media usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11).
Namun Rosan menyebut pihaknya akan melihat dulu proses dan nilai transaksinya seperti apa. Ia juga mengungkapkan Danantara ingin memastikan kesejahteraan para pengemudi ojek online (ojol).
“Karena kalau Danantara masuk, kita ingin memastikan kesejahteraan ojol. Justru itu yang paling utama buat kami,” ungkapnya.
“Tapi sekarang, kami persilakan dulu untuk Grab dan Goto ini berjalan proses kerja samanya, atau bentuknya apa pun mereka, penggabungan atau apa, kita serahkan dulu ke mereka,” imbuh Rosan. (E-3)
Danantara selalu menerapkan studi kelayakan (feasibility study) serta asesmen menyeluruh dari setiap rencana investasi yang dilakukan, termasuk terhadap sektor tekstil.
Indonesia kembali berada di persimpangan strategis antara penguatan kapasitas negara untuk pembangunan jangka panjang atau konsolidasi kekuasaan ekonomi.
MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani optimistis akan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
Banjir susulan masih mengancam sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatra.
SANTER dikabarkan akan merger atau bergabung dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Goto), PT Grab Teknologi Indonesia (Grab) membantah hal tersebut.
KOALISI Ojol Nasional (KON) menolak rencana merger antara Grab dan GoTo. Rencana itu menuai penolakan tegas karena dinggap merugikan pengemudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved