Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORASI antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi lintas sektor ini diyakini mampu menciptakan dampak positif bagi perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.
"Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dapat menciptakan dampak berkelanjutan bagi perekonomian lokal dan pelestarian budaya," kata Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, dalam keterangan tertulis, Minggu (9/11).
Menurut Boy, pihaknya mewujudkan kolaborasi melalui pemberdayaan masyarakat. Hal itu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
"Sehingga, mampu menghasilkan dampak positif yang diakui hingga tingkat internasional. Astra akan terus berkomitmen untuk mendampingi desa-desa binaan agar mampu berkembang secara mandiri, inovatif, dan berdaya saing global,” ujar Boy.
Hal tersebut diungkap Boy saat pihaknya menerima penghargaan UN Tourism Best Tourism Villages Ceremony and Third Annual Meeting of the BTV Network yang berlangsung di Anji, Huzhou, Zhejiang Province, Tiongkok. Penghargaan diterima langsung oleh penggerak Kampung Berseri Astra, Muhamad Nanda Al Hakim Akbar.

Kampung Berseri Astra Kemiren di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, mendapat pengakuan internasional sebagai penerima Upgrade Programme of Best Tourism Villages by UN Tourism 2025. Desa ini berhasil bersaing dengan 270 desa wisata dari 65 negara di seluruh dunia.
Program ini merupakan inisiatif UN World Tourism Organization untuk memperkuat kapasitas desa wisata berpotensi tinggi agar mencapai standar terbaik dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Ratusan perwakilan desa wisata dari berbagai negara bertemu untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan memperoleh bimbingan langsung dari para pakar global.
Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro, menuturkan bahwa sejak 2024, Astra telah mendampingi Kampung Berseri Astra Kemiren melalui empat pilar utama: pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan kesehatan.
Khusus pada pilar kesehatan, Astra berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan dan layanan dasar masyarakat melalui penyediaan kotak P3K, kursi roda, tandu lipat, penghargaan kader kesehatan teladan, serta kegiatan penemuan dini ibu hamil. (P-4)
RAKSASA logistik global DHL Express Indonesia resmi melakukan ekspansi ke ranah lifestyle dengan menggandeng label streetwear asal Bandung, Machine56.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi dalam di Borneo FC Training Center, sekaligus menandai kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Extrajoss mendukung Borneo FC pada 2021.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Tim CIS Jepang, Universitas Budi Luhur dan Pemprov Jatim akan melakukan riset kolaborasi jalur drone untuk mitigasi bencana di wilayah Cangar Pacet Kabupaten Mojokerto
Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh.
Beberapa bentuk kegiatan strategis itu mencakup seminar, workshop, dan kelas kolaboratif yang menampilkan praktisi industri dan akademisi kedua institusi.
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved