Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sejauh ini disebut memperlihatkan figur teknokrat yang berani 'mengacak' status quo fiskal. Ia dinilai tidak sekadar menjalankan kebijakan, tetapi mencoba menata ulang arah tata kelola keuangan negara agar lebih transparan, akuntabel, dan terukur.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman saat dihubungi, Selasa (28/10).
Namun, katanya, keberanian itu membawa dua konsekuensi. Di satu sisi menunjukkan komitmen pada reformasi, di sisi lain memunculkan friksi dengan kepentingan lama yang merasa terganggu oleh pendekatannya yang terlalu langsung.
"Dari cara berkomunikasi, Purbaya memang berbeda dari tipikal pejabat keuangan yang cenderung berhati-hati. Ia lugas, tajam, bahkan kadang menimbulkan kegelisahan di ruang publik dan birokrasi. Tapi gaya semacam itu juga punya nilai tersendiri, yakni menciptakan kejutan yang dibutuhkan untuk menguji daya tahan sistem fiskal kita yang selama ini berjalan setengah hati," papar Rizal.
Karena itu, jika muncul pihak yang ingin membungkam Purbaya, kata Rizal, itu sesungguhnya bukan persoalan pribadi, melainkan pertarungan ide antara transparansi dan kenyamanan politik.
"Dalam lanskap ekonomi-politik hari ini, Purbaya menjadi semacam cermin keberanian untuk membuka fakta, sering kali itu berbenturan dengan keinginan menjaga ilusi stabilitas," pungkasnya. (Ifa/E-1)
Mengapa polemik LPDP memicu kemarahan publik? Simak fakta terbaru soal 44 alumni wanprestasi, sanksi pengembalian dana, hingga kritik tajam Menkeu.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan agar keekonomian harga gas yang diproduksi Inpex di Blok Masela tetap kompetitif.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 akan terus berlanjut hingga 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim telah lama mengetahui keberadaan safe house di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai bentuk terapi kejut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved