Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mendukung langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang akan memberantas impor pakaian bekas. Langkah itu dinilainya sebagai upaya pemerintah melindungi produk tekstil dalam negeri, khususnya pakaian.
"Banyak dampak negatif yang ditimbulkan bisnis baju bekas impor ini, salah satunya penurunan permintaan produk pakaian lokal," ucap Huda saat dihubungi, Kamis (23/10).
Produk pakaian lokal, sambung Huda, tidak hanya terancam dari produk pakaian impor yang baru, tetapi juga dari pakaian impor bekas. Padahal, kualitas dan harga pakaian produksi lokal sudah mulai berkembang dan bersaing.
"Tapi jika ada pakaian bekas yang bermerek ternama, masyarakat akan lebih memilih pakaian bekas tersebut. Hal itu menjadi disinsentif bagi produsen pakaian lokal. Harus ada larangan penjualan produk pakaian impor bekas di Indonesia meskipun, meski harus berhadapan dengan pedagang di Pasar Senen," cetusnya.
Dihubungi secara terpisah, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Moga Simatupang menyampaikan pihaknya juga mendukung langkah Menkeu Purbaya yang akan memberantas impor pakaian bekas.
"Kami selalu mendukung setiap kebijakan kementerian/lembaga dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga produktivitas industri dalam negeri," pungkasnya. (Fal/E-1)
Pramono Anung menanggapi rencana Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang akan menyelesaikan persoalan impor pakaian bekas ilegal, salah satunya Pasar Senen sebagai pusat thrifting
Cari tahu lokasi thrifting Pasar Senen di blok mana, tips belanja, dan jam buka. Temukan pakaian bekas berkualitas dengan harga murah!
Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dana untuk pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, Sumbar.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak
COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan sikap percaya terhadap kebijakan pemerintah redenominasi rupiah dan menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengganggu iklim investasi.
Jika muncul pihak yang ingin membungkam Purbaya, kata Rizal, itu sesungguhnya bukan persoalan pribadi, melainkan pertarungan ide antara transparansi dan kenyamanan politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved