Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun kembali mengkritik gaya komunikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menilai, Purbaya perlu memperbaiki cara berkomunikasi politik dan tidak terlalu sering memberikan komentar atas kebijakan kementerian lain.
"Fokuslah pada desain ekonomi besar yang ingin dia bangun untuk mendukung visi Presiden,” kata Misbakhun dikutip Antara, Selasa (14/10).
Meski menyatakan dukungan terhadap langkah Purbaya dalam menyusun arah kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Misbakhun menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak terserap. Ia menegaskan, alokasi anggaran tersebut memiliki dimensi politik sehingga tidak bisa dialihkan begitu saja tanpa pembahasan bersama DPR.
Selain itu, Misbakhun juga mengkritik keputusan Purbaya yang secara tiba-tiba merespons dengan menaikkan defisit APBN dari 2,48% menjadi 2,68,%. Menurutnya, langkah tersebut seharusnya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DPR karena masih proses pembahasan APBN, sehingga ruang itu diberikan keleluasaan.
"Hal-hal seperti ini perlu disinergikan dengan DPR agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak,” kata Misbakhun.
Misbakhun juga mendorong Purbaya agar kebijakan fiskal lebih berpihak pada rakyat, terutama dalam menjaga daya beli dan memperkuat kelas menengah. Salah satu langkah yang disarankannya adalah menurunkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk mendorong konsumsi domestik.
“Saya yang waktu itu mengingatkan supaya (kenaikan) PPN ini ditahan benar, kalau perlu PPN kita turunkan kembali ke 10 persen dan kalau perlu ke 8 persen," kata dia.
Ini bukan pertama kalinya Misbakhun menyentil Purbaya. Sebelumnya, ia juga mengingatkan Menkeu agar tidak mengeluarkan pernyataan di luar kewenangannya setelah komentar Purbaya mengenai subsidi LPG 3 kilogram memicu ketegangan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Peraturan perundang-undangan sudah jelas membagi kewenangan itu. Jadi, pernyataan Menkeu yang keluar dari ranahnya justru berpotensi menimbulkan gangguan koordinasi antarkementerian,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (3/10). (Ant/P-4)
“Tapi kalau dipakai untuk menghina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu. Kalau tidak patriotis tidak apa-apa tapi jangan menghina negara."
Menkeu Purbaya targetkan tax ratio 11–12% pada 2026, optimistis penerimaan pajak membaik seiring pemulihan ekonomi dan perkuat pertumbuhan DJP.
Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim telah lama mengetahui keberadaan safe house di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Diperlukan perubahan UU P2SK agar pengaturannya selaras dengan arah dan semangat putusan Mahkamah Konstitusi melalui pengusulan RUU kumulatif terbuka.
Purbaya menilai capaian tersebut mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin menguat.
Purbaya pun menilai pengunduran diri Dirut BEI sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah menangani persoalan pasar dengan cepat dan serius.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun diisukan sebagai calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggantikan posisi Mahendra Siregar.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut positif sinyal perombakan besar-besaran di internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Tekanan yang menghantam industri tembakau membuat banyak pihak semakin waspada terhadap kebijakan baru yang dinilai dapat memperburuk kondisi ekonomi dan lapangan kerja.
KETUA Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa DPR siap membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved