Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 765 perusahaan swasta dan BUMN telah terdaftar mengikuti Program Magang Nasional 2025 yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Data tersebut tercatat melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id per 7 Oktober 2025, menjelang peluncuran program yang akan dimulai pada 15 Oktober 2025 mendatang.
Program ini merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Magang Nasional menyasar lulusan Diploma (D1–D4) dan Sarjana (S1) yang telah lulus maksimal satu tahun terakhir.
Dalam tahap pertama, sebanyak 20 ribu lulusan baru perguruan tinggi akan mengikuti magang selama enam bulan, yakni mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. Jumlah peserta diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya minat dari kalangan fresh graduate.
Peserta yang lolos program ini akan menerima uang saku setara upah minimum (UMP) yang dibayarkan langsung oleh pemerintah melalui Bank-bank Himbara. Selain itu, mereka juga mendapatkan jaminan sosial, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang seluruhnya ditanggung pemerintah. Peserta juga akan dibimbing oleh mentor dari perusahaan, sementara pihak perusahaan diwajibkan memberikan laporan perkembangan magang setiap bulan kepada Kemnaker.
Secara terpisah, Kepala Barenbang Kemnaker Anwar Sanusi menjelaskan bahwa pendaftaran penyelenggara magang dan jumlah lowongan dilakukan pada 1–7 Oktober 2025, disusul dengan pendaftaran peserta dan pemilihan lowongan pada 7–12 Oktober 2025.
“Proses seleksi oleh perusahaan dijadwalkan pada 13–14 Oktober 2025, dan pengumuman peserta dilakukan oleh Kemnaker. Tahap terakhir adalah pelaksanaan magang mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026,” ujar Anwar dalam keterangan resmi melalui laman Kemnaker.
Ia menambahkan bahwa pendaftaran dan pengelolaan program dilakukan melalui akun SIAPKerja di situs maganghub.kemnaker.go.id. Data calon peserta akan disesuaikan dengan data dari Kementerian Diktisaintek, sementara layanan helpdesk juga tersedia di laman tersebut.
Pemerintah juga terus melakukan sosialisasi secara masif kepada dunia usaha dan industri untuk mengisi data kebutuhan tenaga kerja mereka di platform SIAPKerja.
“Sosialisasi sudah dilakukan bersama Kadin, Apindo, kawasan ekonomi khusus, dan BUMN,” ujarnya.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Bagi lulusan yang telah menyelesaikan studi lebih dari satu tahun, pemerintah mendorong mereka untuk memanfaatkan platform Karirhub yang disediakan Kemnaker dalam mencari pekerjaan tetap.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan akan melanjutkan Program Magang Nasional hingga tahun depan.
Program Magang Nasional akan dimulai pada Oktober 2025 dengan melibatkan sekitar 20.000 peserta di berbagai sektor dan perusahaan.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi dalam Program Magang Nasional 2025
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa proses seleksi calon peserta Porgram magang Nasional 2025 dilakukan langsung oleh perusahaan, bukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
Penyidik menduga tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap TKA itu memiliki pengaruh besar, sampai bisa menerima uang meski sudah pensiun.
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Hingga Senin (5/1), pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pengaktifan kembali BSU di tahun anggaran 2026.
Paramakarya merupakan penghargaan tertinggi di bidang produktivitas yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan kepada perusahaan yang menunjukkan produktivitas berkelanjutan.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai unggul dalam penerapan Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas.
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional Batch III bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved