Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (menkeu), menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Nama Purbaya memang bukan sosok asing di dunia kebijakan ekonomi, meski perjalanan kariernya penuh belokan menarik.
Berikut beberapa fakta penting tentang sosoknya:
Perjalanan akademis Purbaya cukup unik. Ia memulai dengan gelar sarjana di bidang Teknik Elektro dari ITB, namun kemudian banting setir menekuni ekonomi.
Pilihannya terbukti serius: ia melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science dan Doktor di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Latar belakang ganda ini membuatnya dikenal sebagai sosok teknokrat yang menguasai analisis dengan perspektif lintas disiplin.
Sebelum dikenal luas di pemerintahan, Purbaya sudah lama malang melintang di sektor finansial. Ia pernah menjadi Chief Economist di Danareksa Research Institute dan kemudian memimpin Danareksa Securities sebagai direktur utama.
Dari sini, reputasinya sebagai ekonom yang tajam dalam membaca arah pasar semakin menonjol, hingga dipercaya menduduki kursi dewan direksi PT Danareksa (Persero).
Masuk ke pemerintahan, Purbaya mengawali peran sebagai staf khusus di berbagai kementerian, terutama di bidang ekonomi dan politik. Ia sempat menjabat Deputi Kantor Staf Presiden, lalu dipercaya menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Maritim dan Investasi.
Kariernya semakin menanjak ketika Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2020, posisi strategis yang ia pegang hingga akhirnya dipanggil ke kursi Menkeu.
Jauh sebelum bergelut dengan ekonomi dan kebijakan, Purbaya justru memulai karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada 1989.
Pengalaman teknis di industri migas ini membekalinya dengan kedisiplinan dan pemahaman lapangan yang jarang dimiliki ekonom lain. Dari situ ia menempuh jalur panjang menuju dunia analisis keuangan, riset, hingga birokrasi.
Selain jabatan resmi, Purbaya dikenal aktif di berbagai forum strategis. Ia tercatat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional, Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), hingga Indonesia Economic Forum.
Kiprah ini menunjukkan bahwa pengaruhnya tidak hanya sebatas ruang kementerian, tetapi juga merambah dunia bisnis dan komunitas pemikir kebijakan.
Dengan perjalanan lintas bidang, dari teknik, migas, pasar modal, hingga birokrasi, Purbaya Yudhi Sadewa membawa kombinasi pengalaman yang lengkap ke kursi Menteri Keuangan. Ia kini menjadi sosok kunci dalam mengawal arah kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo. (Z-10)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
INDEF nilai Ramadan dan Idul Fitri 2026 bisa dorong ekonomi kuartal I-II lewat sektor pangan, transportasi, dan logistik, didukung stimulus pemerintah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuding Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum mengoptimalkan alokasi anggaran untuk pembelian kapal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved