Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, memberikan perhatian serius terhadap kondisi PT Kereta Api Indonesia (KAI). Asep menekankan pentingnya transparansi kondisi keuangan dan strategi restrukturisasi perusahaan yang akan dilakukan agar performa pelayanan KAI bisa tetap berjalan optimal.
“Secara performa pelayanan, transformasi KAI bisa dianggap berhasil. Masyarakat kini bisa menikmati layanan kereta yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Namun, dari sisi kinerja bisnis, masih ada tantangan finansial yang harus diatasi agar perusahaan bisa lebih efisien dan berkelanjutan,” ungkap Asep dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan jajaran Direksi PT KAI yang baru di ruang rapat Komisi VI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Legislator NasDem dari Dapil Jabar V (Kabupaten Bogor) ini menyoroti munculnya beban tambahan terkait proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang berpotensi menimbulkan tekanan finansial bagi KAI. Menurutnya, Direksi KAI perlu memaparkan secara jelas proposal restrukturisasi dan langkah penanggulangan beban keuangan akibat hutang yang ditimbulkan oleh kereta cepat (KCIC).
“Jangan sampai gara-gara beban hutang yang harus ditanggulangi dampaknya malah mengorbankan kualitas layanan dan kenyamanan publik”, tukasnya.
Oleh karena itu, lanjut Ketua DPP Partai NasDem itu, selayaknya kita harus mengetahui juga seberapa fundamental tantangan finansial yang dihadapi KAI agar roadmap perusahaan ke depan bisa berjalan baik dan kepentingan masyarakat sebagai pengguna layanan pun bisa tetap terjaga.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran ini menekankan pentingnya efisiensi operasional di tubuh KAI, termasuk pada kinerja anak perusahaannya. Ia mengingatkan agar setiap langkah restrukturisasi dijalankan secara transparan dan terencana, agar citra KAI sebagai moda transportasi strategis tetap terjaga.
“Kinerja KAI sudah cukup bagus. Namun, upaya restrukturisasi finansial dan efisiensi operasional harus dilakukan dengan cermat, agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal dan kinerja perusahaan pun bisa berjalan dengan sehat,” pungkasnya.(H-2)
Ketersediaan tiket di wilayah Divre I Sumatera Utara sebenarnya masih mencukupi. Terlebih mulai tanggal 11 Maret atau sejak dimulainya masa angkutan lebaran
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 103 ribu kursi masih tersedia untuk mudik Lebaran 2026 periode 11–20 Maret. Pemerintah juga memberikan diskon 30% untuk KA Ekonomi Komersial pada 14–29 Maret.
Hingga 14 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, sebanyak 724.965 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah terjual dari total 825.133 tempat duduk yang disediakan.
KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk selama lima hari masa angkutan libur panjang Imlek
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat adanya peningkatan volume penumpang Whoosh selama periode libur panjang
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
KCIC menginformasikan bahwa pada Kamis (29/1) pukul 05.55 WIB, TMC Polda Metro Jaya melaporkan adanya genangan air setinggi 25 cm di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan, Selasa (20/1).
SELAMA masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 KCIC mencatat bahwa layanan Whoosh tidak hanya diminati oleh penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan perihal kunjungan CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani ke kantornya,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved