Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa dalam rapat koordinasi terbatas (Rakortas) yang dipimpin oleh Menteri Koordiantor Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memutuskan bahwa pemerintah akan menggelontorkan bantuan pangan.
"Bantuan pangan ini untuk 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berlaku untuk dua bulan, 10 kilogram (beras), dan akan dilaksanakan segera," ucap Arief dikutip dari potongan video yang diterima, Kamis (10/7).
Ia menyampaikn, bantuan pangan kepada 18,27 juta tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang disampaikan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan dan juga Menteri Keuangan, Sri Mulyani atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah, lanjut Arief, juga akan menggelontorkan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang akan dimulai pada bulan ini hingga akhir tahun mendatang.
"Perlu dicatat bahwa SPHP dan bantuan pangan akan menggunakan beras cadangan pangan pemerintah yang dimiliki Bulog saat ini. Total cadangan pangan pemerintah saat ini sebesar 4,2 juta ton. Dan ini akan kita pakai untuk melakukan intervensi," terangnya. (Fal/M-3)
Baznas bersama mitra Mishr Al Kheir Foundation mengirimkan 35.000 paket bantuan pangan yang akan disalurkan secara bertahap menuju Gaza melalui gerbang Rafah.
Baznas RI bersama Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir mengirimkan 50 truk bantuan pangan berisi tepung senilai US$1 juta (kurang lebih Rp16 miliar) untuk warga Palestina.
Bantuan beras diberikan pada periode Juni dan Juli 2025. Setiap penerima manfaat mendapatkan alokasi sebanyak 20 kilogram beras.
Penerima bantuan harus terdaftar resmi dari Dinas Sosial, menerima undangan berbentuk barcode, dan wajib melalui proses verifikasi dengan KTP dan KK sebelum bantuan diberikan.
Prawoko mengatakan bakal menyalurkan bantuan beras sebanyak 20 kilogram per keluarga untuk 222.907 penerima selama Juni dan Juli.
Badan Urusan Logistik (Bulog) Toba mendistribusikan 9.740 kilogram bantuan pangan berupa beras premium untuk 487 penerima.
BAZNAS RI terus mendorong pelibatan aktif BAZNAS daerah dalam perencanaan dan implementasi program ZIS-DSKL yang berdampak langsung bagi mustahik.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved