Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Perumda Pembangunan Sarana Jaya kembali menorehkan pencapaian prestisius di kancah industri properti nasional. Dalam ajang bergengsi Indonesia Property & Bank Award XIX 2025 yang diselenggarakan oleh Journalist Media Network (JMN), Sarana Jaya dianugerahi penghargaan sebagai “Regional-Owned Real Estate Developer with a Commitment to Sustainable Innovation”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mulia Jakarta dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk industri properti, keuangan, dan perbankan nasional.
Dengan mengusung tema “Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat Menuju Indonesia Emas 2045”, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Sarana Jaya dalam menghadirkan solusi properti yang berkelanjutan, inklusif, dan terjangkau di DKI Jakarta.
Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra, hadir langsung menerima penghargaan tersebut dan dalam pernyataannya menegaskan:
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab besar kami sebagai pengembang milik daerah. Kami akan terus menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan melalui inovasi dan sinergi strategis dalam mendukung program Presiden dalam penyediaan 3 juta rumah, serta mewujudkan Jakarta sebagai kota global.”
Rangkaian acara dimulai dengan pertunjukan seni budaya, sambutan CEO JMN Ir. Indra Utama, M.Pwk, dan Ketua Tim Juri Prof. Ir. Roy Sembel, MBA, Ph.D. Turut hadir pula tokoh-tokoh nasional, antara lain Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, dan Wakil Menteri Fahri Hamzah, yang menegaskan urgensi pemerataan pembangunan perumahan untuk seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu sorotan penting dalam forum ini adalah Pernyataan Sikap Bersama mendukung Program 3 Juta Rumah dari pemerintahan Prabowo-Gibran, yang dirancang secara proporsional:
Pernyataan ini dipimpin oleh Maruarar Sirait dan didukung oleh berbagai asosiasi pengembang, perusahaan perbankan, serta pelaku industri properti nasional lainnya,
sebagai wujud kolaborasi dalam mengatasi backlog perumahan nasional yang telah mencapai 9,9 juta unit.
Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sarana Jaya terus mempertegas perannya sebagai katalisator pembangunan kawasan dan penyedia hunian terjangkau. Hingga saat ini, Sarana Jaya telah menghadirkan 2.543 unit hunian vertikal terjangkau melalui proyek Hunian Terjangkau Milik (HTM) yang berlokasi di Pondok Kelapa dan Cilangkap.
Lebih dari itu, inovasi juga dikembangkan melalui hunian tapak seperti Warna Fine Living di Jakarta Selatan dan Annora Fine Living di Jakarta Timur. Guna memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan hunian, Sarana Jaya juga menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Jakarta dalam skema pembiayaan yang inklusif dan pro-rakyat.
Penghargaan ini menjadi momentum strategis yang memperkuat komitmen Sarana Jaya untuk terus menghadirkan solusi properti yang humanis dan berkelanjutan. Dengan visi sebagai pengembang yang mendukung pembangunan kota yang layak huni, berbudaya, dan berkeadilan, Sarana Jaya siap mengakselerasi transformasi Jakarta menuju Global City. (RO/Z-2)
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved