Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SANDINATION bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) kembali menghadirkan program Sahabat Sandi Naik Kelas (Si Iklas).
Kali ini, program tersebut menyasar pelaku UMKM dari berbagai sektor, seperti kuliner, teknologi, jasa, dan fashion dalam acara yang digelar di Aula Kampus B Nurul Fikri, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (16/6).
Kegiatan dimulai dengan pemaparan program ROCKET 5.0 2025 oleh Sandination Academic Manager Jassuanto. Selanjutnya, Founder & Program Director Sandination Reni Fitriani menyampaikan materi tentang Fundamental Business dan Business Ethics, serta Feedback Presentasi Business Model.
Entrepreneur dan Mentor UMKM, Rizki Agustian, memaparkan materi Business Model dan Business Model. Dalam kesempatan tersebut, Founder & Program Director Sandination, Reni Fitriani, memaparkan tentang pentingnya legalitas bisnis.
Pada sesi akhir, psikolog Any Suryani memaparkan tentang Trainer Entrepreneurial Mindset and Mentality. Dirinya menggarisbawahi pentingnya pola pikir tangguh bagi pengusaha.
Acara ditutup dengan sesi networking, memperkenalkan beberapa brand unggulan dari chapter ROCKET sebelumnya.
Founder YIS, Sandiaga Uno menjelaskan program ROCKET 5.0 Chapter Depok bertujuan meningkatkan kompetensi kewirausahaan digital bagi siswa SMA/SMK kelas XI serta mahasiswa D3/D4/S1.
Adapun tiga tujuan utama program ini, di antaranya memberikan beasiswa untuk mempercepat karir dan bisnis generasi muda. Selanjutnya, membekali peserta dengan kompetensi digital marketing dan kewirausahaan serta menghasilkan talenta muda bersertifikasi.
"Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan skill, serta memajukan bisnis para youthpreneurs di wilayah Jabodetabek, khususnya Bogor," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Selasa (17/6).
Tak sekadar pelatihan, Sandiaga Uno mengungkapkan, para peserta tak hanya mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya di depan calon investor.
Diakuinya, sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, upayanya dalam membangun gerakan kewirausahaan semakin luwes. Dirinya membuka ruang kolaborasi dengan banyak pihak, khususnya pihak swasta agar para enterpreneur muda bisa lebih berdaya dan naik kelas.
"Di akhir program, akan diadakan sesi business matching dengan mengundang potential partners dan calon investor. Ini jadi momen peserta unjuk gigi mempresentasikan business plan mereka, membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis," ungkap Sandiaga Uno.
"Jadi, bukan hanya memulai, di tahap ini para enterpreneur muda harus bisa scale up bisnisnya," tambahnya.
Terpisah, Reni Fitriani berharap para peserta dapat memanfaatkan program ini untuk belajar sekaligus memperluas jaringan. Selanjutnya, mengikuti jejak para pengusaha sukses yang dihadirkan dalam sharing session.
"Seperti Macwish, salah satu Top 10 ROCKET Chapter Jakarta. Mereka membagikan kunci sukses, yakni keseriusan, kesungguhan, dan kemauan untuk terus berkembang," ungkap Reni Fitriani. (E-4)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved