Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Coats Group plc, produsen benang dan komponen struktural untuk industri pakaian dan alas kaki mengumumkan penerbitan laporan whitepaper. Laporan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Great Place To Work, otoritas yang memberikan penilaian terhadap budaya di tempat kerja sebuah perusahaan.
Laporan itu memberikan gambaran mendalam tentang program unggulan Coats, yaitu Energy4Performance (E4P), yang didasari pada keyakinan bahwa karyawan memberikan kinerja terbaik ketika mereka merasa dalam kondisi dan lingkungan terbaik. Program E4P telah mendorong pelaksanaan lebih dari 500 inisiatif dengan 54.000 jam kegiatan karyawan secara global, termasuk kelas yoga, pelatihan kesehatan mental, dan kegiatan layanan masyarakat. Semua dirancang untuk memenuhi kebutuhan karyawan Coats yang beragam di 55 negara tempat beroperasi, mulai Vietnam, Tiongkok, hingga Eropa dan AS.
"Coats telah melihat manfaat nyata dari program E4P, yang tercermin dari meningkatnya keterlibatan karyawan sebanyak 6% dan 5% dalam indeks kesejahteraan sejak diluncurkan," ujar Group Chief Executive Officer Coats, David Paja.
Pendekatan pertama budaya Coats ini didukung fakta bahwa 92% karyawan ingin bertahan di perusahaan. Sementara, rata-rata skor global perusahaan lain di dunia hanya 61%. Komitmen Coats dalam mendukung karyawannya menantang norma industri dan mengubah kehidupan pekerja di banyak negara berkembang tempat Coats beroperasi.
"Coats bangga dengan dampak positif yang kami berikan kepada karyawan dan keluarga mereka di seluruh dunia. Program E4P adalah bukti dedikasi kami dalam menciptakan budaya peduli dan inovasi. Semangat karyawan adalah keunggulan kompetitif vital bagi bisnis kami, investasi dalam sumber daya manusia menghasilkan hasil jangka panjang yang terbaik. Kolaborasi dengan Great Place To Work® memungkinkan kami terus membangun lingkungan yang etis di mana setiap karyawan merasa dihargai dan didukung," imbuh David Paja.
CEO Great Place To Work, Michael C Bush menyebut Coats salah satu Best Workplaces in Manufacturing & Production. Komitmen Coats menetapkan standar baru bagi industri dan menciptakan hasil lebih baik bagi perusahaan maupun karyawan di seluruh dunia patut diapresiasi.
Kemitraan riset dengan Great Place To Work membantu Coats mengumpulkan data dan melakukan serangkaian analisis untuk memperkuat budaya perusahaan yang inklusif, suportif, dan unik. Program E4P menjadi fondasi strategi kesejahteraan Coats, memandang setiap negara untuk menyesuaikan inisiatif sesuai kebutuhan lokal tanpa melupakan visi bersama. (E-3)
Sekjen DPD RI, Mohammad Iqbal, menegaskan bahwa inovasi di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI tidak boleh berhenti sebagai aktivitas seremonial atau proyek jangka pendek. I
Di balik setiap pencapaian luar biasa, selalu ada harmoni dan sinergi yang kuat di antara individu yang bekerja dengan visi yang sama.
CEO Amazon Andy Jassy menjelaskan pemutusan 14.000 karyawan bukan karena alasan keuangan atau AI, melainkan demi memperbaiki budaya kerja dan struktur organisasi.
Komitmen kuat terhadap kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia kembali mengantarkan MAS Arya Indonesia meraih penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2025.
PERUSAHAAN wajib membangun budaya kerja inklusif berdampak nyata bagi karyawan lintas tahap kehidupan dan kemampuan melalui kebijakan progresif yang relevan.
Penerapan budaya kerja I-care (Integrity, Creativity, Agility, Results, Empowered), yang dalam implementasi kesehariannya menumbuhkan budaya yang menghargai
Di sebagian besar perusahaan kini memiliki setidaknya tiga hingga empat generasi yang berinteraksi setiap hari.
Acara tahunan yang dihadiri khusus management ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa mereka.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti isu kelangkaan BBM di SPBU swasta dan kabar dirumahkannya sebagian karyawan.
Hingga awal 2025, lebih dari 57.000 tenaga kerja telah mengikuti program pelatihan IWIP dan WBN.
Deloitte Global Human Capital Trends Survey (2025) mengungkap lebih dari dua pertiga (66,6%) pekerja merasa sistem evaluasi kinerja mereka tidak adil dan kurang setara.
Bagi Hanasui, perjalanan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata apresiasi kepada tim yang telah menjadi pilar kesuksesan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved