Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR pertanian memainkan peran kunci dalam mendongkrak investasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ini menyumbang sekitar 11,31% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2024, menjadikannya salah satu penyumbang terbesar bagi ekonomi nasional.
Menariknya, sektor pertanian bahkan melampaui sektor konstruksi dan pertambangan, menunjukkan peran signifikan berbagai komoditas prioritas pertanian, seperti tembakau, kakao, dan kopi. Komoditas ini tidak hanya menguntungkan petani tetapi juga memberikan dampak positif terhadap industri pengolahan dan manufaktur, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produk olahan dalam negeri.
CEO Center for Indonesia Policy Studies (CIPS), Anton Rizki Sulaiman, menekankan pentingnya kebijakan yang komprehensif untuk mendukung industri khususnya di sektor pertanian dalam negeri.
"Jangan melakukan kebijakan proteksionis yang merugikan produsen dalam negeri. Fokus pada insentif untuk mendukung perkembangan industri pengolahan agar mampu membeli komoditas dengan harga bersaing dan menguntungkan petani,” kata Anton, Rabu (23/4).
Anton menambahkan kebijakan harus memperhatikan kesejahteraan petani sebagai produsen komoditas. Pemerintah juga perlu menyediakan lingkungan yang sehat untuk mendorong investasi dan kemudahan berusaha.
“Selain itu, komoditas pertanian unggulan sendiri masih menghadapi berbagai persoalan, salah satunya adalah masih lemahnya sistem pengumpulan data. Terdapat dua sumber utama data perkebunan, yaitu perkebunan besar yang dikelola perusahaan negara dan swasta serta perkebunan yang dikelola masyarakat atau perkebunan rakyat,” pungkas Anton.
Sementara itu, Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Heru Tri Widarto, mengatakan bahwa Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung petani komoditas prioritas seperti tembakau dan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Misalnya, pemberian bantuan alat pasca panen dan pengolahan, serta program kemitraan dengan perusahaan pengolahan tembakau untuk memberikan kepastian pasar dan harga bagi petani.
Kemitraan ini juga membantu petani mendapatkan akses terhadap teknologi, modal, dan pelatihan.
"Dengan adanya kemitraan yang kuat, diharapkan kesejahteraan petani tembakau dapat meningkat. Kementan mendorong petani untuk menghasilkan tembakau dengan kualitas yang baik sesuai dengan standar pasar,” kata Heru.
Selain itu, lanjut Heru, program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) juga menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk petani tembakau.
"Dana ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani tembakau,” jelasnya.
Ia berharap dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah para petani unggulan Indonesia bisa sejahtera serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. (E-4)
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 akan terus berlanjut hingga 2026.
Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,0% pada 2025 dan 5,1% pada 2026.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12%, salah satu yang tertinggi di ASEAN dan G20, menegaskan ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sempat melambat. Purbaya menggantikan posisi Sri Mulyani jadi Menkeu
Kinerja manufaktur dikatakan lebih akurat dengan IKI dan PMI BI dibandingkan dengan indikator kinerja manufaktur lainnya.
Core menilai ada kejanggalan beberapa komponen pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved