Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Mandiri Utama Finance (MUF), anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada sektor pembiayaan, memperkuat posisinya dengan kinerja solid sepanjang kuartal pertama 2025 di tengah tekanan kondisi ekonomi makro yang belum pulih dan perlambatan industri otomotif nasional.
Capaian ini juga mencerminkan ketahanan model bisnis MUF, strategi pertumbuhan yang selektif, serta fokus yang konsisten pada kualitas portofolio di tengah dinamika pasar yang tidak pasti.
Corporate Secretary & Legal MUF Elisabeth Lidya Sirait menyampaikan hingga akhir Maret 2025 MUF mencatatkan pembiayaan baru (new booking) sebesar Rp5,7 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Segmen mobil baru mendominasi pembiayaan sebesar 53%, diikuti segmen mobil bekas sebesar 19%, dana tunai 18%, dan motor (baru dan bekas) sebesar 10,5%.
Sejalan dengan itu, piutang pembiayaan perusahaan mencapai Rp36,2 triliun, tumbuh 12%, sementara total aset tercatat sebesar Rp15,6 triliun, tumbuh 29%.
“Ini mengindikasikan minat konsumen terhadap produk pembiayaan tetap ada, terutama di segmen-segmen yang masih resilient,” ungkap Elisabeth. Sementara itu, segmen pembiayaan syariah juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan pembiayaan baru Rp1,1 triliun, tumbuh 2% secara tahunan, dan piutang pembiayaan syariah mencapai Rp7 triliun, tumbuh 27%.
Di sisi kualitas pembiayaan, MUF juga membukukan kinerja yang prudent. Tingkat non-performing loan (NPL) terjaga di level 1,41%, membaik dibandingkan dengan Februari 2025 sebesar 1,42%.
Dia menambahkan pada kuartal pertama 2025, pihaknya juga mencatat peningkatan permintaan substansial untuk pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid. "Ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau," katanya.
Pembiayaan kendaran ramah lingkungan MUF pada kuartal-I 2025 mencapai Rp517,5 miliar, meningkat hingga 218% secara tahunan. Capaian positif ini didukung strategi bisnis yang agile serta sinergi kuat dengan Bank Mandiri sebagai induk usaha.
Elisabeth menegaskan MUF tetap fokus pada transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan manajemen risiko untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
"Dengan fundamental bisnis yang kuat dan komitmen kami untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar, kami yakin dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir 2025," tutup Elisabeth. (H-2)
Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan layanan pembiayaan yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil.
LPDB Koperasi kembali menegaskan dedikasinya dalam mendukung pemenuhan hak-hak fundamental masyarakat melalui penyaluran pinjaman maupun pembiayaan dana bergulir bagi koperasi
SURVEI Segara Research Institute menunjukkan mayoritas peminjam di Indonesia lebih mengutamakan kecepatan pencairan dana dibandingkan besaran suku bunga dalam memilih sumber pembiayaan.
Akses pembiayaan bagi jutaan masyarakat unbanked dan underbanked yang selama ini belum terlayani optimal oleh sektor perbankan formal makin diperhatikan.
MECA 2025 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap brand yang mampu menampilkan terobosan pemasaran serta relevan dengan kebutuhan zaman.
Indonesia terus memajukan infrastruktur berkelanjutan melalui model pembiayaan dengan menggabungkan partisipasi pemerintah pusat, daerah, dan swasta.
Selama dua setengah dekade, Kia terus berkembang mengikuti dinamika pasar Indonesia
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah merancang usulan insentif untuk industri otomotif yang memiliki efek berganda (multiplier effect) besar bagi perekonomian.
Sektor otomotif memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional karena memiliki efek berganda yang luas, terutama terhadap penyerapan tenaga kerja.
VinFast menargetkan memiliki 45–50 jaringan diler hingga akhir 2025, dan memperluas hingga 150–200 jaringan pada tahun berikutnya.
Aktivitas pengiriman suku cadang (sparepart) dari Surabaya terus meningkat seiring berkembangnya sektor otomotif dan elektronik.
Peneliti menyarankan insentif impor kendaraan listrik untuk dihentikan karena berpotensi menggerus daya saing industri otomotif lokal y
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved