Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastratmaja menyebut bahwa kebijakan tarif resiprokal yang diberikan AS telah memberikan dampak nyata terhadap industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia.
"Hanya dalam dua hari pengumuman kebijakan resiprokal tarif, anggota kami menerima email dan surat dari brand yang meminta hold produksi dan pengiriman dan adanya permintaan diskon 15%. Kita harus bersiap menghadapi demand shock yang serius, para buyer di Amerika memperkirakan penurunan permintaan yang tajam hingga 30%," kata Jemmy di Jakarta, Selasa (8/4).
Jemmy juga menyampaokan bahwa dampak dari oversupply, produksi dan likuidasi barang-barang yang dibatalkan tersebut perlu segera dimitigasi agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar pada industri. Namun di tengah tantangan ini, sambung Jemmy, terdapat potensi solusi yang dapat dieksplorasi melalui mitigasi resiprokal tarif.
"Opsi yang menjanjikan adalah meningkatkan pembelian kapas dari AS yang saat ini hanya 17% dari total pembelian kapas Indonesia menjadi 50%. Kita berharap dapat memperoleh keringanan tarif ekspor pakaian jadi ke AS dengan persyaratan pakaian jadi yang diekspor ke AS dengan minimum value 20%. Jika ini berhasil dinegosiasi tarif yang diberlakukan sebesar 32% dapat diturunkan ke tingkat yang lebih manageable," terang dia.
Selain itu, lanjutnya, untuk urgensi pasar domestik dari limpahan barang dumping dari negara yang terdampak tarif AS, ia menegaskan bahwa pemerintah perlu memperbaiki regulasi yang masih memiliki celah. (Fal/M-3)
JURU Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto menyatakan pemerintah akan berusaha seoptimal mungkin untuk negosiasi tarif dengan AS.
Tren pelemahan rupiah juga karena masalah fundamental yakni bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat Indonesia yang masih terus dipenuhi oleh impor.
TERPILIHNYA Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) berpeluang memberi dampak negatif bagi perekonomian Indonesia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi langkah ekspansi yang dilakukan PT Citra Terus Makmur sebagai langkah strategis dalam memperkuat industri tekstil nasional.
Daya saing produk TPT Indonesia terlihat di salah satu pasar tujuan ekspor terpenting, yaitu Amerika Serikat.
Lonjakan impor, baik legal maupun ilegal, disebut menjadi faktor utama yang membuat industri tekstil nasional semakin terpuruk.
Pemerintah memandang pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap industri TPT agar mampu bertahan dan berkembang dalam lanskap persaingan yang berubah cepat.
POY dan DTY merupakan bahan baku penting bagi industri tekstil berbasis poliester dan diwacanakan akan dikenakan tarif tertinggi bea masuk antidumping sebesar 42,30%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved