Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UTANG luar negeri (ULN) Bank Indonesia (BI) mengalami lonjakan signifikan dalam setahun terakhir. Data per Januari 2025, ULN BI tercatat sebesar US$28,34 miliar, naik 93,94% dibanding Januari 2024 yang hanya US$14,61 miliar.
Peningkatan tersebut jauh melampaui kenaikan ULN pemerintah yang tumbuh 5,34% dan terjadi di tengah tren penurunan ULN swasta sebesar 1,71%.
Ekonom Senior Bright Institute Awalil Rizky mengatakan, lonjakan tersebut patut menjadi perhatian karena ULN BI telah meningkat hampir 10 kali lipat dalam lima tahun terakhir, dari US$2,82 miliar pada Januari 2020.
"Kenaikan utang luar negeri BI yang sangat cepat harus dicermati karena berpotensi meningkatkan risiko ekonomi, terutama jika ketergantungan terhadap dana asing semakin besar," ujar Awalil, Selasa (18/3).
Salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan ULN BI adalah penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak September 2023. Instrumen itu merupakan surat utang jangka pendek yang menarik minat investor asing, sehingga tercatat sebagai ULN BI.
Hingga Januari 2025, kepemilikan asing dalam SRBI diperkirakan mencapai 25%, yang berkontribusi besar terhadap lonjakan utang luar negeri BI.
Selain itu, Awalil juga menyoroti Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) yang berperan dalam lonjakan ULN BI pada Agustus 2021, ketika lembaga tersebut membagi cadangan devisa kepada anggotanya dalam bentuk utang bank sentral. Saat itu, ULN BI naik dari US$2,84 miliar menjadi US$9,17 miliar dalam sebulan.
Meski total ULN Indonesia masih dalam batas yang relatif terkendali dengan kenaikan 5,09% secara tahunan, Awalil menilai struktur utang perlu dicermati lebih dalam.
"Jika sumber pendanaan domestik semakin terbatas, ketergantungan terhadap utang luar negeri bisa meningkat, yang pada akhirnya dapat memperbesar tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan stabilitas moneter," terangnya.
Ke depan, ia menekankan ULN pemerintah dan swasta berpotensi meningkat lebih lanjut, terutama karena persaingan memperoleh pendanaan domestik semakin ketat. Holding BUMN Danantara yang dirancang untuk menarik investasi asing juga bisa menjadi faktor yang mendorong peningkatan ULN swasta. (Mir/E-1)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved