Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tantangan global, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyakini ekonomi Indonesia akan terus mencatatkan pertumbuhan positif dengan proyeksi mencapai 5%. Pertumbuhan ini didorong faktor fundamental yang kuat, yakni sektor konsumsi yang menjadi penopang utama produk domestik bruto (PDB) negara.
"Kami masih positif bahwa ekonomi akan tumbuh sekitar 5%. Kondisi ekonomi Indonesia masih cukup kuat dari segi fundamental. Pasar kita besar, sehingga (konsumsi) domestik juga kuat," ujarnya saat ditemui di kantor Apindo, Jakarta, Rabu (12/3).
Shinta mengingatkan untuk tidak menggeneralisasi badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Meskipun terjadi PHK massal, hal ini katanya, lebih banyak terjadi di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), dan furnitur. Sementara itu, industri manufaktur masih menunjukkan ekspansi. Nilai Purchasing Manager's Index (PMI) Indonesia pada Februari 2025 menyentuh level 53,6 atau naik 1,7 poin dari capaian Januari di angka 51,9.
"Saya selalu mengatakan jangan mengggeneralisasi PHK. Sektor TPT, furnitur, yang paling terdampak karena serangan impor. Tapi, kita lihat ada kenaikan PMI yang sebenarnya pertanda bagus," jelasnya.
Ketua Umum Apindo itu kemudian menyoroti pentingnya penciptaan lapangan pekerjaan baru di tengah arus investasi yang masuk ke Indonesia. Salah satu investasi besar yang masuk, seperti dari perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, dan perusahaan teknologi asal Korea Selatan, LG, diharapkan dapat mendorong terbukanya banyak peluang kerja.
"Memang investasi-investasi baru yang masuk, seperti dari BYD dan LG dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang produktif," tegasnya.
Setiap tahun, ungkapnya, pemerintah harus menciptakan sekitar tiga juta lapangan pekerjaan baru. Angka ini bukan hanya untuk menyerap pekerja yang terkena PHK, tetapi juga untuk menampung jumlah angkatan kerja yang terus bertambah. Jika hal itu tidak terealisasi, Shinta mewanti-wanti adanya lonjakan pekerja informal.
"Kekhawatiran kami sekarang adanya perpindahan dari sektor formal ke informal dengan jumlah tinggi," tutupnya. (H-3)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Pemerintah mengklaim sukses menutup 2025 dengan capaian kinerja perekonomian yang tetap terjaga di tengah tantangan dinamika global.
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5%.
Sejumlah program yang digulirkan pada akhir tahun ini juga diharapkan mampu mengoptimalisasi dan mendung kinerja positif sejumlah indikator ekonomi tersebut.
Ekonomi di kuartal IV 2025 didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama dari sisi konsumsi masyarakat, yang mulai pulih.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) optimistis tahun 2025 bisa ditutup dengan pertumbuhan ekonomi 5,2%. Adapun untuk pertumbuhan kuartal IV 2025 diproyeksikan sebesar 5,5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved