Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Berkat Indah Garment (DRX) resmi meluncurkan DRX Token. DRX Token merupakan inovasi yang memberantas produk palsu melalui teknologi yang diciptakan oleh perusahaan.
Dalam peluncuran DRX Token di Jakarta, Senin (3/3), beberapa tokoh penting hadir di antaranya anggota DPR/MPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad hingga pengusaha Rudi Salim dan Raja Sapta Oktohari.
Peluncuran DRX Token ini mendapat sambutan hangat dari Kamrussamad. Menurutnya, inovasi-inovasi ini bisa membuat Indonesia semakin maju di dunia teknologi. Dukungan itu sangat berharga karena DRX Token juga sudah mendapat restu dari Kementerian Perdagangan.
"Kita bersyukur sekali anak-anak muda terus berinovasi dengan teknologi di sektor keuangan. DRX Token ini bisa memberikan alternatif kepada market, kami (Komisi XI DPR RI) terus dukung karena ini produk lokal yang terus tumbuh di dunia kripto," ujarnya.
Sementara itu, pemimpin PT Berkat Indah Garment (DRX) Kashish Mony Topandasani mengaku senang atas peluncuran DRX Token secara resmi karena sudah sesuai dengan roadmap yang dibangun timnya.
"Kami sudah mendapat izin resmi dari semua pihak terkait. Kami sangat terbuka dengan respons semua partner yang hadir di acara ini. Kami tidak akan berhenti berinovasi," ujarnya.
Sebagai informasi, DRX Token sebagai bagian dari aset kripto yang sudah terdaftar dan diakui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) segera meramaikan industri aset kripto. Hal ini juga mendapatkan atensi dari Mendag Budi Santoso.
DRX Token merupakan perusahaan yang terintegrasi dengan aplikasi DRX Sportnet. DRX selama ini juga dikenal sebagai perusahaan melalui DRX Wear yang merambah dunia olahraga, khususnya sepak bola, lewat jersey.
DRX Wear menjadi apparel resmi klub-klub Liga 1, seperti Dewa United, FC Banten, PSM Makassar, hingga PSIS Semarang.
"Kami merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang punya solusi global. Masalah global di sini adalah produk palsu yang jadi kerugian besar dari klub-klub yang menjual merchandise. Kami mendapat solusi dengan penggunaan teknologi di DRX Token," pungkasnya. (H-2)
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang menilai seberapa banyak dan seberapa cepat harga sebuah aset, seperti forex atau kripto, berubah dalam periode waktu tertentu.
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
Growth Manager OKX Wallet, Ferry, menyatakan bahwa konsistensi perilisan PoR merupakan bukti stabilitas sistem yang mereka bangun di tengah dinamika pasar kripto.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
Suntikan modal raksasa ini diproyeksikan untuk mempercepat ekspansi global, khususnya di sektor pembayaran stablecoin dan akuisisi strategis.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved