Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT pertanian Syaiful Bahari menyatakan jaminan pemerintah yang menjamin bahwa harga pangan sudah dalam harga yang aman belum berhasil cukup dibuktikan di Ramadan ini.
Syaiful menilai, untuk menjaga harga pangan dalam kondisi yang aman, pemerintah perlu mencari cara agar bisa meningkatkan produktivitas pertanian agar produksi terjaga dengan baik.
"Langkah berikutnya, pemangkasan regulasi yang justru menghambat produksi dan rantai pasok agar barang bisa beredar banyak dan terdistribusi dengan baik di konsumen," ucap Syaiful saat dihubungi, Minggu (2/3).
Syaiful pun menjelaskan persoalan harga pangan yang tinggi disebabkan krena beberapa faktor.
Pertama, produksi dan supply yang kurang, kedua, produksi cukup akan tetapi rantai pasok tidak efisien dan biaya tinggi, ketiga, regulasi yang berbelit-belit sehingga mengganggu keseimbangan pasar dan keempat adalah penimbunan barang oleh spekulan.
"Selama ini, upaya yang diperhatikan pemerintah hanya pada persangkaan adanya penimbunan dan praktek spekulan harga. Tetapi tidak melihat akar persoalan seluruhnya. Padahal, faktor pertama sampai ketiga itu yang sering membuat distorsi pasar dan harga," tandasnya. (Fal/M-3)
Elnusa Petrofin menilai Ramadan menjadi ruang refleksi bagi perusahaan untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan bersama masyarakat sekitar.
Kuncinya terletak pada penerapan kebiasaan yang tepat saat sahur, berbuka, hingga pengaturan waktu istirahat agar puasa tidak hanya bernilai ibadah.
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
Perusahaan menyalurkan donasi senilai Rp30 juta dan kebutuhan sehari-hari kepada Panti Yatim Indonesia, yang menaungi 50 anak usia 7–12 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved