Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPLEKSITAS dan ketidakpastian dalam sistem perpajakan diprediksi akan terus menjadi tantangan wajib pajak Indonesia pada 2025. Direktur DDTC, Bawono Kristiaji, menekankan perubahan regulasi yang terus berlangsung serta tantangan implementasi kebijakan perpajakan dapat mempersulit kepatuhan pajak.
"Ketidakpastian ini berasal dari perubahan kebijakan yang cepat, terkadang tanpa sosialisasi yang cukup, sehingga menimbulkan kebingungan bagi wajib pajak," ujar Bawono dalam seminar Outlook Hukum dan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 yang diselenggarakan Perbanas Institute, Kamis (27/2/2025). Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu memperbaiki sistem komunikasi dan edukasi perpajakan agar wajib pajak lebih siap menghadapi perubahan.
Mantan Direktur Jenderal Pajak Permana Agung menambahkan bahwa kepatuhan pajak yang rendah juga dipengaruhi oleh sistem administrasi yang masih rumit. "Banyak wajib pajak yang ingin patuh, tetapi terbentur oleh birokrasi yang tidak efisien. Reformasi administrasi perpajakan harus terus dilakukan agar kepatuhan menjadi lebih mudah dan tidak membebani wajib pajak," katanya.
Sementara itu, ekonomi senior Raden Pardede menyoroti bahwa tantangan perpajakan tidak bisa dilepaskan dari dinamika ekonomi nasional, terutama peran kelas menengah sebagai motor pertumbuhan. "Jika kelas menengah semakin kuat dan stabil, basis pajak juga akan semakin luas, mengurangi tekanan pada kebijakan fiskal," katanya. Ia menekankan bahwa kelas menengah yang sehat secara ekonomi dapat berkontribusi pada stabilitas keuangan negara melalui konsumsi yang berkelanjutan.
Di sisi lain, aspek hukum juga menjadi perhatian dalam diskusi. Anggota bidang kebijakan publik DPN Apindo, Ajib Hamdani, menekankan perlunya kepastian hukum dalam kebijakan ekonomi. "Dunia usaha butuh regulasi yang jelas dan stabil. Jika terlalu sering berubah, kepercayaan investor bisa menurun dan itu berdampak negatif bagi perekonomian," ujarnya.
Seminar ini memperlihatkan tantangan perpajakan, dinamika kelas menengah, dan kepastian regulasi hukum saling berkaitan dalam menentukan arah ekonomi Indonesia di tahun mendatang. Para pembicara melihat bahwa kepastian hukum dan kebijakan yang berkelanjutan akan menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang stabil. (I-2)
Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan ada progres positif dalam penyidikan dugaan rasuah pengurangan pajak. Sejumlah lokasi telah digeledah penyidik.
Menurut Anang, kasus ini terjadi pada 2016 sampai 2020. Dia enggan memerinci kronologi perkaranya karena belum diumumkan resmi.
UKI bekerja sama dengan Tax Center UKI dan Hive Five menyelenggarakan seminar bertema "Bersinergi Wujudkan Digitalisasi Administrasi Pajak".
Luhut Pandjaitan mengaku heran dengan penerapan Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) atau Coretax yang masih sarat bermasalah.
Ekonom Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Rijadh Djatu Winardi, menyampaikan persoalan Coretax belum berfungsi secara optimal.
Cara balik nama PBB wajib dilakukan setelah jual beli, warisan, atau hibah tanah dan bangunan agar data pajak sesuai pemilik baru.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sistem administrasi perpajakan Coretax hingga akhir 2025 masih menghadapi sejumlah hambatan teknis
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Jika dihitung berdasarkan persentase, WP yang sudah mengaktifkan akun dan menuntaskan registrasi sertifikat elektronik baru mencapai sekitar 12,45%.
Hingga Oktober 2025, pengajuan restitusi pajak mencapai Rp 340,52 triliun. Periode yang sama tahun lalu sebesar Rp249,59 triliun.
DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengejar sebanyak 200 wajib pajak (WP) penunggak dengan total nilai tunggakan mencapai Rp60 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved