Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH telah memulai program makan bergizi gratis (MBG) hari ini, Senin (6/1). Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mendatangi Sekolah Dasar (SD) Angkasa 5 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk membagikan langsung makanan sehat tersebut.
Ditutup dengan kertas alumunium dan beralaskan tempat makan sekat yang juga berbahan alumunium, makanan sehat tersebut diberikan kepada siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 3 SD Angkasa 5 Halim Perdanakusuma. Satu kelas terdiri dari 16 sampai 17 murid sekolah. Dari pantauan Media Indonesia, menu makanan yang dibagikan berupa nasi, ayam semur, sayur tumis kacang panjang, dan satu buah pisang.
"Makananya enak, namun sayang tidak ada susunya," kata Radja, salah seorang murid di sekolah tersebut.
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menilai menu yang diberikan kepada para siswa sudah memenuhi standar gizi Badan Gizi Nasional (BGN). Adapun harga porsi satu makanan dipatok Rp10.000. Untuk pemberian susu merupakan menu opsional dalam program MBG.
"Saya melihat menunya sudah baik, dan standarnya sesuai BGN," ucapnya.
Sebelum tiba di SD 5 Angkasa Halim Perdanakusuma, Menkop terlebih dahulu meninjau Dapur Sehat Anak Bangsa (DSAB) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Lanud Halim Perdana Kusuma. Tempat ini memproduksi ribuan paket makanan yang akan dibagikan ke sejumlah sekolah yang berada di kawasan Halim Perdana Kusuma.
"Saya tadi lihat dapurnya juga sangat bersih. Hari ini DSAB memproduksi 1.500 paket makanan, besok baru 3.000 paket," pungkasnya. (J-3)
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
FAO mencatat 43,5% penduduk Indonesia tak mampu membeli pangan sehat. Program Makan Bergizi Gratis dinilai krusial bagi keluarga prasejahtera.
SPPG yang melayani adalah SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah dan SPPG Pulogebang, Cakung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved