Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Jasa Tirta II menandatangani Surat Perjanjian Pengusahaan Air Baku (SPPAB) dengan PT Krakatau Tirta Industri (KTI). Penandatanganan SPPAB itu dilakukan oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan Perum Jasa Tirta II Anton Mardiyono dengan Direktur Produksi PT Krakatau Tirta Industri Dendin Hermawan.
Anton mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2022, Perum Jasa Tirta II mendapat amanah untuk melakukan pengelolaan dan pengusahaan Sumber Daya Air (SDA) di lima wilayah sungai, yakni wilayah Sungai Citarum, sebagian wilayah Sungai Ciliwung - Cisadane, Cimanuk - Cisanggarung, Cidanau - Ciujung - Cidurian dan Seputih - Sekampung.
"Adapun tugas Jasa Tirta II di antaranya, menyelenggarakan sebagian fungsi pengelolaan SDA, yaitu pembangunan, pengoperasian dan pengelolaan," ujar Anton, melalui keterangannya, Jumat (6/12).
Tugas lainnya, kata dia, adalah penggunaan SDA pada wilayah Jasa Tirta II. Kemudian, memungut, menerima dan menggunakan biaya jasa pengelolaan SDA dan tugas sebagai pengelola SDA.
Anton mengatakan sebelum penandatanganan SPPAB ini, Jasa Tirta II dan PT KTI telah melakukan berbagai tahapan pembahasan, di antaranya konsultasi publik Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian terkait Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BPJSDA). Kemudian, pembahasan awal kerja sama Jasa Tirta II dengan PT KTI akan berkoordinasi tentang kegiatan di DAS Cidanau agar tidak terjadi tumpang tindih mengenai konservasi.
Selanjutnya, sosialisasi oleh BBWS C3 terkait Keputusan Menteri Nomor 1476/KPTS/M/2024. Sosialisasi ini diikuti Jasa Tirta II dan PT KTI untuk saling berkoordinasi dan membahas kesiapan pelaksanaan tarif BJPSDA.
Tahapan berikutnya adalah sosialisasi penerapan BJPSDA oleh PJT II di Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian, dan pembahasan perihal implementasi BJPSDA.
Selain itu, dilakukan pula pembahasan kegiatan operasi dan pemeliharaan DAS Cidanau yang dilanjutkan dengan pembahasan lanjutan tentang kegiatan di DAS Cidanau agar tidak terjadi tumpang tindih mengenai kegiatan konservasi.
Tahapan selanjutnya adalah pembahasan draft SPPAB dan pembahasan teknis kegiatan Pengelolaan di DAS Cidanau Tahun 2025 hingga dilakukan penandatanganan SPPAB.
"Kami berharap, melalui penandatanganan SPPAB ini dapat terjalin kerja sama yang harmonis di antara Jasa Tirta II dan PT Krakatau Tirta Industri dengan tetap memperhatikan peran dan tanggung jawab masing-masing," kata Anton. (M-3)
KINERJA keuangan Perum Jasa Tirta II tumbuh signifikan sepanjang 2024. Perusahaan berhasil membukukan laba sebesar Rp204,41 miliar atau tumbuh 48,11% secara tahunan.
Jasa Tirta II menutup Tahun 2024 dengan refleksi atas berbagai pencapaian dan tantangan dalam pengelolaan sumber daya air (SDA).
Atlet dayung Tanah Air terima beasiswa dari Jasa Tirta II
PERUM Jasa Tirta (PJT) II meningkatkan pemantauan muka air waduk, bendung, bendungan, sungai dan lokasi-lokasi yang rawan banjir di musim penghujan.
EMPAT perusahaan bekerjasama dalam bidang Pengembangan energi terbarukan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Angin (PLTB) di wilayah kerja Perum Jasa Tirta II.
Kebijakan GSH merupakan langkah elegan sekaligus apresiasi kepada karyawan.
Transformasi dan kinerja positif tidak terlepas dari dukungan Danantara selaku pemegang saham seri B.
Dari total kewajiban sebesar USD 200 juta, termasuk utang bunga dan denda, perseroan membayarkan USD 35 juta
Krakatau Steel (KS) saat ini dinilai jauh lebih baik daripada sebelumnya. Bahkan diyakini, BUMN tersebut akan lebih cerah dan kembali menjadi tulang punggung industri baja nasional.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi industri baja nasional. Asep menegaskan bahwa baja, sebagai mother of industries.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berhasil mencetak pendapatan sebesar US$954,59 juta atau sekitar Rp15,42 triliun pada 2024, berdasarkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved