Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyebut penurunan suku bunga acuan The Fed merupakan faktor pendukung bagi Bank Indonesia (BI) untuk juga turut menurunkan suku bunga acuannya.
"Namun, perlu diperhatikan bahww BI tidak membuat keputusan terkait suku bunga acuan hanya karena faktor suku bunga acuan The Fed saja. Ini berarti BI bisa saja tidak ikut menurunkan suku bunga acuan di dalam negeri karena mempertimbangkan faktor lain, khususnya faktor fluktuasi nilai tukar," kata Shinta pada Sabtu (9/11).
Lebih lanjut, Shinta menerangkan bahwa mata uang rupiah yang sebelumnya memiliki tren penguatan yang cukup stabil kembali menjadi melemah pasca kemenangan Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) yang akan datang. Selain itu, Shinta mengingatkan fakta bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang cenderung terus melambat hingga kuartal III mengindikasikan bahwa Indonesia perlu berhati-hati dengan pergerakan suku bunga acuan.
"Saya rasa BI akan sangat memperhatikan fluktuasi nilai tukar, pertumbuhan ekspor dan investasi, perubahan rasio utang pemerintah serta potensi pertumbuhan ekonomi di kuartal IV ini sebelum menentukan akan menurunkan suku bunga acuan atau tidak di samping faktor arah kebijakan The Fed," terang Shinta.
Di sisi lain, Shinta mecatatkan data ketenagakerjaan yang cukup menggembirakan bulan ini di mana tingkat pengangguran turun dan pekerjaan di sektor formal mengalami peningkatan.
"Kita juga mendekati “holiday season” akhir tahun yang biasanya mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV. Karena itu, bila nilai tukar mengalami tren penguatan yang stabil, ekspor dan investasi juga mengalami pertumbuhan kinerja yang positif, kami rasa BI akan lebih confident untuk menurunkan suku bunga acuan," pungkasnya. (Fal)
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved