Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Danamon Indonesia Tbk meluncurkan program magang Danamon Berdaya Mengusung Kesetaraan (Dayatara) untuk mendukung prinsip keberagaman, kesetaraan, dan inklusi atau diversity, equity, and inclusion (DEI) bagi penyandang disabilitas.
Program ini memberikan peluang magang di berbagai kota di Indonesia dengan pendampingan karyawan terlatih yang bertujuan menciptakan ruang kerja inklusif dan dapat mendukung pengembangan diri dan karir untuk para peserta magang.
"Danamon berkeyakinan keberagaman latar belakang, kompetensi dan talenta menjadi pendorong kesuksesan," Chief Human Capital PT Bank Danamon Indonesia Tbk Evi Damayanti dalam keterangan resmi, Jumat (25/10).
Program magang Dayatara memberikan peluang bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja di kantor pusat maupun di kota-kota lain, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Para peserta magang akan mendapatkan bimbingan selama enam bulan, mulai dari 1 Oktober 2024 hingga 31 Maret 2025. Selama periode magang ini, para peserta akan didampingi oleh karyawan Danamon yang telah dilatih secara khusus sebagai mentor dan buddy agar dapat terlibat aktif dalam penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah disabilitas.
"Program ini tidak hanya memfokuskan pada aspek pelatihan keterampilan kerja, tetapi juga membangun hubungan sosial yang kuat antara karyawan Danamon dan peserta magang," terangnya.
Lebih jauh, Danamon meyakini bahwa keberagaman di tempat kerja akan meningkatkan performa perusahaan. Berdasarkan survei Dimensi Indonesia (DDI) 2023, perusahaan yang memiliki keberagaman di atas rata-rata menunjukkan performa finansial yang lebih baik, yaitu 2,4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan perusahaan dengan keberagaman yang rendah. Ini menekankan bahwa keberagaman bukan hanya soal tanggung jawab sosial, tetapi juga terkait dengan potensi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Evi menambahkan fenomena ketidaksetaraan di dunia kerja masih menjadi masalah yang cukup signifikan, terutama bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Menurut data indikator pekerjaan layak di Indonesia 2022 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), hanya 3,13% atau sekitar 7,8 juta dari total 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia yang mendapatkan kesempatan bekerja. Kendala akses terhadap pendidikan, pelatihan, dan pekerjaan yang layak membuat banyak penyandang disabilitas terjebak dalam ketidakmampuan untuk mencapai kemandirian secara ekonomi dan sosial.
"Dengan tanggung jawab sosial perusahaan, kami mengambil langkah nyata melalui program Dayatara untuk memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas secara bertahap," ungkap Evi. (J-3)
Ada dua skema untuk program magang luar negeri yakni skema awal akan dibiayai pemerintah, dan skema selanjutnya bakal dikerjasamakan dengan perusahaan yang ingin merekrut peserta magang.
Salah satu program magang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandung. Para peserta magang terlibat dalam pekerjaan kehumasan dan konten kreatif.
Kemnaker mencatat sebanyak 104.711 lulusan baru (fresh graduate) telah mendaftar dan dinyatakan eligible atau memenuhi syarat dalam Program Magang Nasional 2025
program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi dapat berdampak baik kepada perekonomian karena mengurangi angka pengangguran tapi harus adil bagi peserta lulusan SMK
MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengimbau para calon peserta program Magang Nasional agar tidak tergesa-gesa dalam mendaftar ke perusahaan.
RATUSAN perusahaan swasta dan BUMN antusias menyambut program pemagangan nasional yang akan diluncurkan pada 15 Oktober 2025 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved