Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Meskipun suku bunga acuan (BI rate) naik menjadi 6,25%, para pelaku industri properti optimistis pasar properti tetap akan tumbuh positif. Hal ini didukung dengan adanya insentif dari pemerintah berupa pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) dan DP 0% untuk pembelian rumah baru juga mendorong permintaan, terutama untuk segmen rumah tapak. Permintaan rumah yang tinggi diikuti dengan pembiayaan kredit pemilikan rumah perbankan yang menjadi alat utama pembelian properti.
Oleh karena itu Citra Swarna Group (CSG) menyiapkan layanan kerja sama percepatan KPR dengan sejumlah bank pemerintah dan swasta nasional. CSG melakukan penandatanganan MoU Percepatan KPR antara Citra Swarna group dengan Partner Perbankan, di Bekasi pekan lalu.
CSG saat ini telah menjalin kerja sama dengan 5 perbankan untuk mempermudah sekaligus memberi nilai tambah bagi konsumen. Dalam penandatanganan, perbankan yang digandeng meliputi Bank BJB, Bank BNI, BTN, BTN Syariah dan Bank Mandiri, juga sedang dalam proses penjajakan Kerjasama (PKS) dengan bank lainnya seperti Bank Central Asia (BCA), Bank Danamon, KB Bak, Maybank juga Panin Bank
Baca juga : Insentif PPNDTP Dorong Penjualan Properti, Ciputra Group Percepat Serah Terima Unit
“Penandatanganan MoU ini kami lakukan untuk melaksanakan kerja sama di berbagai bidang esensial, mulai dari program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berikut promo dan fasilitas pendanaannya, management service, asset management, secondary sales, hingga konsultan project development,” ujar Andre Utama, Direktur Sales & Marketing Citra Swarna Group.
Lebih jauh dikatakan Andre, tujuan utama MoU yang diadakan hari ini adalah untuk menyamakan visi stakeholder, saling memberi value dan benefit kepada konsumen, serta berupaya membangun ekosistem yang berkesinambungan. Di lain sisi, pelaksanaan MoU ini turut ditujukan tak lain adalah demi mencapai akselerasi terhadap pemasaran sekaligus branding produk-produk hunian yang dirilis Citra Swarna Group.
“Kami optimis dengan adanya kolaborasi strategis antara Citra Swarna Group dengan perbankan ini berdampak positif penjualan properti yang ditawarkan,” kata Andre Utama.
Kolaborasi bertujuan memenuhi kebutuhan perumahan bagi segmen milenial yang sebagian besar adalah pembeli rumah pertama. Kemudahan yang diberikan antara lain dengan menawarkan keringanan angsuran dengan jangka waktu kredit hingga 25 tahun. (H-2)
KPII menyiapkan pengembangan proyek-proyek rumah tapak terjangkau di kawasan penyangga Jakarta sebagai langkah strategis menangkap peluang pertumbuhan sektor residensial
Dalam beberapa tahun terakhir, Tangerang terus memperkuat posisinya sebagai kawasan hunian paling diminati di wilayah Jabodetabek.
Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Danis Hidayat Sumadilaga menyampaikan bahwa infrastruktur dasar di IKN sudah siap untuk dihuni
Data terbaru dari Bank Indonesia turut mendukung tren tersebut, dengan Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) pada kuartal II 2025 yang meningkat tipis.
Minat terhadap rumah tapak kembali meningkat di kalangan pembeli muda, terutama sejak pandemi covid-19 memicu perubahan pola hunian.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengakui mencontoh sejumlah program unggulan pemerintah Singapura untuk diterapkan di Indonesia, salah satunya yatu perumahan murah untuk rakyat.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Kementerian PKP sedang mengkaji skema Rent to Own (RTO) atau sewa-beli untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, dengan fokus utama pada penyediaan pembiayaan bagi pekerja informal.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Segmen pasar menengah saat ini menjadi target pasar yang menjanjikan. Hal ini didorong oleh dominasi end-user, khususnya generasi milenial, Gen Z, serta pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved