Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Meski saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tren penguatan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah tetap berhati-hati dalam menetapkan asumsi kurs rupiah di tahun depan. Menurutnya, gejolak ekonomi global masih akan terjadi dan memengaruhi kondisi di dalam negeri.
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, rupiah dipatok Rp16.100 per dolar AS. Angka itu lebih tinggi dibandingkan perkiraan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang berada di rentang Rp15.300-Rp16.000.
"Kami melihat, dengan meletakkan di level Rp16.100, merupakan ekspresi kehati-hatian dari pemerintah terhadap ketidakpastian global," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (28/8).
Baca juga : RAPBN 2025: Jokowi Pede Rupiah Bisa Menguat ke Rp16.100
Faktor eksternal, katanya, amat menentukan pergerakan mata uang rupiah. Dalam tiga bulan terakhir rupiah mengalami tekanan akibat menguatnya dolar AS. Namun, dua minggu terakhir nilai tukar rupiah dan mata uang lainnya mengalami apresiasi karena melemahnya mata uang Paman Sam.
"Sepanjang Agustus ini memang rupiah mengalami apresiasi 5% hingga di bawah Rp16.000, tapi pemerintah masih berhati-hati," jelas bendahara negara.
Pemerintah menganggap dunia masih penuh ketidakpastian. Dengan menyusun RAPBN 2024 secara hati-hati, pemerintah berupaya menjaga postur penerimaan, belanja, dan pembiayaan tetap baik. Asumsi rata-rata imbal hasil surat berharga negara (yield SBN) tenor 10 tahun masih dipatok tinggi sebesar 7,1% dalam RAPBN 2025.
"Soal SBN, kita patok secara konservatif di 7,1%. Ini untuk menjaga tekanan dari yield obligasi AS dan ini menggambarkan kehati-hatian kita menciptakan buffer agar APBN tidak mudah melambung tinggi pada saat ketidakpastian global," pungkasnya. (Z-11)
Nilai tukar Rupiah hari ini Selasa 10 Februari 2026 menguat ke level Rp16.799 per dolar AS didorong sentimen IKK dan meredanya tensi global.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, tercatat menguat 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
INDONESIA Head of Research DBS Group, William Simadiputra, menilai nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat ke depan, meskipun belum seoptimistis proyeksi pemerintah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Nilai tukar Rupiah hari ini Selasa 10 Februari 2026 menguat ke level Rp16.799 per dolar AS didorong sentimen IKK dan meredanya tensi global.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, tercatat menguat 4 poin atau 0,02% ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved