Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMANFAATKAN dunia digital dalam bisnis merupakan hal yang sangat penting. Apalagi di era digitalisasi seperti sekarang.
"Saat ini dunia bisnis bergerak sangat cepat. Branding di dunia digital seperti di media sosial dan sebagainya menjadi hal yang krusial," kata Pemimpin Redaksi Majalah SWA Sujatmaka.
Co-Founder dan CEO Compas.co.id Hanindia Narendrata Rahiesa menyampaikan data-data menarik tentang penjualan brand FMCG di e-commerce. Data-data ini penting untuk memberikan gambaran kepada para perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis.
Baca juga : 3 Tantangan dan Kendala UMKM untuk Bertumbuh
Untuk mendorong hal itu, keduanya menggelar Indonesia Original Brand Award 2024, Indonesia Original Brand Champion in Brand Management 2024 (IOB) dan Indonesia Best Selling Brand in e-Commerce Market 2024 (BSB) kepada merek-merek asli Indonesia. Beberapa peraih IOB antara lain Finna, Madu TJ, FreshCare, Hotin Cream, dan Kopi ABC.
Untuk pertama kali pada 2024 ada Indonesia Original Brand Champion in Brand Management 2024. Ini penghargaan terhadap perusahaan-perusahaan lokal yang berhasil menciptakan terobosan, program, atau kinerja unggul untuk mendukung kelangsungan dan pertumbuhan secara berkelanjutan.
Beberapa perusahaan yang mendapat penghargaan tersebut antara lain JEC Eye Hospitals and Clinics, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Enervon & Natur-E), dan Implora. Sedangkan yang mendapat BSB antara lain Flimty, Madu TJ, FreshCare, Collins, dan Goldenfil.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved